Friday, October 29, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Melambung, Indeks Nasdaq dan S&P 500 Cetak Rekor

Posted: 28 Oct 2021 05:01 PM PDT

 


Best Profit (29/10) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat hingga mencapai rekor pada perdagangan Kamis, 28 Oktober 2021. Wall street cetak rekor seiring pendapatan yang kuat dari perusahaan-perusahaan besar sehingga mendukung kepercayaan investor.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks S&P 500 bertambah 0,98 persen ke posisi 4.596,42. Indeks Nasdaq melonjak 1,39 persen ke posisi 15.448,12. Indeks Nasdaq pun mencapai rekor intraday. Indeks Dow Jones melonjak 239,79 poin atau 0,68 persen ke posisi 35.730,48, tepat di bawah level tertinggi sepanjang masa.

Sementara itu, saham Ford menguat 8,7 persen dan mencatat kinerja terbaik pada 2021 setelah melaporkan pendapatan dan meningkatkan prospek. Produsen mobil ini mengatakan, peningkatan ketersediaan semikonduktor selama kuartal ini untuk meningkatkan produksi. best profit

Saham Merck dan Caterpillar juga menguat ikuti pendapatan. Saham Apple dan Amazon masing-masing naik 2,5 persen dan hampir 1,6 persen sehingga dongkrak indeks Nasdaq. Saham Tesla naik 3,7 persen melanjutkan pengautan setelah melaporkan kinerja keuangan yang mengalahkan harapan.

Hampir setengah dari perusahaan S&P 500 telah melaporkan pendapatan kuartal III 2021 dengan sebagian besar memberikan hasil lebih baik dari perkiraan.

"Penghasilan telah membantu dan pengingat bahwa pelaporan perusahaan Amerika Serikat sejauh ini lebih baik dari pada rata-rata jangka panjang," ujar Head of Thematic Research Deutsche Bank, Jim Reid, dilansir dari CNBC, Jumat (29/10/2021). best profit

Ia menambahkan, laporan keuangan perusahaan masih lebih sehat dibandingkan dengan sejumlah cerita kesuraman stagflasi yang terlihat hingga September dan awal Oktober mungkin membantu reli.

Di sisi lain, musim pendapatan kini terlihat titik lemah. Saham Northrop Grumman dan eBay ditutup melemah setelah laporan kuartalan yang mengecewakan.

Pergerakan saham terjadi dibayangi laporan data ekonomi AS yang mengecewakan. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kuartal III 2021 mencapai dua persen di bawah harapan 2,8 persen. Angka itu menandai perlambatan dari pertumbuhan 6,7 persen pada kuartal II 2021. best profit

Namun, laporan kuartal III 2021 menangkap sebagian besar gelombang delta COVID-19 yang bergulir di Amerika Serikat tetapi sejak itu surut membuat sejumlah pihak percaya itu perlambatan jangka pendek.

"Kunci laporan produk domestik bruto (PDB) kuartal III untuk pasar, bagaimanapun tampaknya bukan tingkat pertumbuhan yang lebih lambat sebanyak musim panas lalu. Harga saham hari ini lebih fokus pada musim dingin dan bahkan musim panas mendatang dari pada yang terjdi musim panas lalu," ujar Direktur Pelaksana Goldman Sachs, Chris Hussey.

Ia menambahkan, waktu yang terdokumentasi dengan baik pada awal era setelah pandemi COVID-19. best profit

Sementara itu, catatan lebih positif untuk ekonomi, klaim pengangguran awal mingguan mencapai 281.000. Ekonom yang disurvei Dow Jones mengharapkan klaim 289.000.

"Saya pikir kami pasti kembali ke jalurnya. Kami telah melihat pengeluaran frekuensi tinggi datang jauh lebih kuat dari yang kami harapkan," ujar Chief Investment Strategist Delos Capital Advisors, Andrew Smith.

Wall Street juga menatau Washington. Partai Demokrat dan Presiden AS Joe Biden tampaknya telah mencapai kesepakatan tentang tagihan pengeluaran sosial senilai USD 1,75 triliun. Negosiasi atas RUU tersebut telah menunda pemungutan pada paket infrastruktur yang terpisah.

Sepanjang Oktober, indeks Nasdaq telah naik hampir 7 persen. Indeks S&P 500 bertambah 6,7 persen dan indeks Dow Jones menguat 5,6 persen. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Emas Dunia Stabil Usai Bergerak Turun Naik

Posted: 27 Oct 2021 05:24 PM PDT

 


Best Profit (28/10) – Kenaikan pendapatan perusahaan teknologi mendorong beberapa investor memilih aset berisiko dan menurunkan harga emas dunia yang sempat turun naik. Ini meskipun ada penurunan dalam imbal hasil obligasi AS dan dolar yang lebih lemah membatasi kerugian.

Melansir laman Nasdaq, Kamis (28/10/2021) harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.785,55 per ons, setelah penurunan tajam di sesi sebelumnya.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,2 persen menjadi USD 1.790,40 per ounce. best profit

Laporan perusahaan cukup mengesankan dan itu mengejutkan banyak orang … Saham teknologi AS adalah tempat favorit bagi banyak investor, yang meredam permintaan tempat berlindung yang aman saat ini," kata Edward Moya, Analis Pasar Senior di broker OANDA.

Tercatat jika saham pada sektor teknologi AS naik sekitar 0,2 persen menyusul laporan kuartalan yang kuat dari pemilik Google Alphabet Inc dan Microsoft Corp.

Menawarkan sedikit kelonggaran, indeks dolar merosot 0,2 persen terhadap para pesaingnya. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun benchmark jatuh ke level terendah dua minggu, mengurangi biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. best profit

"Kami berada dalam periode konsolidasi untuk emas, tetapi saya pikir pada akhirnya kebijakan pengetatan dan kekhawatiran inflasi akan benar-benar positif untuk logam," kata Moya.

Sementara emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, pengurangan stimulus ekonomi dan suku bunga yang lebih tinggi mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan biaya peluang memegang emas.

Investor sekarang menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa yang berlangsung pada Kamis dan pertemuan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal AS pada 3 November untuk petunjuk lebih lanjut tentang garis waktu pengurangan. best profit

ECB diperkirakan akan mempertahankan kebijakan tidak berubah dan meninggalkan keputusan tentang program pembelian obligasi darurat pandemi hingga Desember.

Di sisi lain, harga perak turun 0,7 persen menjadi USD 23,96 per ounce. Analis StoneX Rhona O'Connell mengatakan minat pada perak sedang bangkit dan itu menjadi pertanda baik untuk emas.

Harga Platinum tergelincir 1 persen menjadi USD 1.017,82 per ounce. Harga Palladium anjlok 2 persen menjadi USD 1.969,75 per ounce. best profit

Sumber : Liputan6

No comments:

Post a Comment