Wednesday, May 12, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Merosot Imbas Aksi Jual Saham Teknologi hingga Kekhawatiran Inflasi

Posted: 11 May 2021 04:50 PM PDT

 


Best Profit (12/) - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah pada perdagangan saham Selasa, 11 Mei 2021 seiring aksi jual terjadi di saham teknologi.

Di wall street, saham teknologi alami pukulan besar seiring kekhawatiran kenaikan inflasi dan valuasi yang tinggi. Aksi jual tersebut akhirnya menyebar ke seluruh pasar sepanjang hari. Akan tetapi, pada Selasa sore waktu setempat, saham teknologi berbalik arah, dan menguat seiring investor mengambil posisi saham Amazon dan Netflix.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks saham Nasdaq akhirnya turun tipis kurang dari 0,1 persen ke posisi 13.389,43. Indeks saham Nasdaq sempat tergelincir 2,2 persen pada sesi perdagangan.

Indeks saham Dow Jones susut 473,66 poin atau 1,4 persen ke posisi 34.269,16 dan alami penurunan terburuk sejak 26 Februari 2021. Indeks saham S&P 500 tergelincir 0,9 persen menjadi 4.152,10 setelah 10 sektor saham alami tekanan. best profit

Sebelumnya pada sesi yang bergejolak, saham teknologi menekan pasar dan aksi jual meluas ke sektor saham bank, energi hingga industri. Namun, sebagian besar saham teknologi akhirnya ditutup menguat. Saham Amazon dan Netflix naik lebih dari satu persen.

Saham Apple dan Alphabet juga memangkas kerugian secara signifikan. ARK Innovation ETF memperoleh kenaikan lebih dari dua persen setelah alami rugi sebelumnya.

Indeks volatilitas Cboe, ukuran ketakutan di pasar melonjak tinggi ke posisi 23,73, level yang tidak terlihat dalam dua bulan. Pada tahun lalu, sebagian besar indeks Cboe di atas 20, dan turun ke level terendah di bawah 16 pada April. Indeks volatilitas yang naik sering kali disertai dengan penurunan pasar. best profit

Saham Tesla turun 1,9 persen, meski demikian, penurunan jauh dari posisi terendah. Investor membeli saham teknologi yang melemah di tengah aksi jual.

Saham teknologi sempat dihindari karena kekhawatiran inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi. Perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan mencatat kenaikan cenderung terpukul karena kenaikan suku bunga. Hal itu lantaran dapat memangkas nilai pendapatan ke depan.

Investor Stanley Druckenmiller menuturkan, pihaknya masih memiliki saham untuk jangka panjang. Di sisi lain, bank sentral AS dan pemerintah AS berisiko membahayakan status cadangan dolar AS dengan menyuntikkan terllau banyak stimulus dalam ekonomi yang sudah panas.

"Saya tidak dapat menemukan periode dalam sejarah di mana kebijakan moneter dan fiskal tidak sejalan dengan keadaa ekonomi, tidak satu pun. Jika mereka ingin melakukan semua ini dan mempertaruhkan status mata uang cadangan kami, risiko gelembung aset meledak, biarlah. Namun, saya pikir kita setidkanya harus membicarakannya," ujar dia dilansir dari CNBC, Rabu (12/5/2021). best profit

Berita terbaru termasuk kekurangan tenaga kerja serta lonjakan indeks harga konsumen pada Maret 2021 membantu memicu kekhawatiran inflasi.

Lowongan kerja melonjak ke rekor tertinggi pada Maret 2021 seiring pengusaha berjuang untuk menemukan pekerja untuk mengisi posisi tersebut.

Bahkan ketika bantuan yang dibutuhkan melonjak dari Februari sebesar 597.000 atau 8 persen menjadi 8,12 juta, perekrutan naik hanya 215.000 atau 3,7 persen menjadi lebih dari enam juta.

"Ketika valuasi tetap tinggi, bahkan memperhitungkan penjualan kemarin dan hari ini, suku bunga rendah memudar karena pasar mempertanyakan laporan lowongan kerja yang kuat terhadap ketersediaan tenaga kerja dan kebutuhan untuk meningkatkan upah untuk mengisi posisi belum lagi kekhawatiran sumbangan fiskal halangi pekerja untuk kembali," ujar Chief Market Strategist Prudential Financial, Quincy Krosby.

Saham teknologi terpukul pada awal pekan seiring investor keluar dari saham seperti Apple dan Microsoft serta menyeret Dow Jones dan S&P 500 keluar dari posisi tertinggi. Dua indeks saham acuan tersebut turun dua persen saat awal pekan. Indeks saham Nasdaq melemah 2,5 persen. best profit

Sumber : Liputan6

Tuesday, May 11, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Menguat, Dekati Level Tertinggi dalam 3 Bulan

Posted: 10 May 2021 06:52 PM PDT

 


Best Profit (11/5) - Harga emas terus melanjutkan penguatan dan mendekati level tertinggi untuk periode tiga bulan pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta).

Kenaikan harga emas ini setelah angka tenaga kerja AS yang tumbuh tidak sesuai dengan prediksi sehingga membebani nilai tukar dolar AS dan mendorong ekspektasi suku bunga akan tetap rendah.

Mengutip CNBC, Selasa (11/5/2021), harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD 1.836,89 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sejak 11 Februari di USD 1.845,06 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup 0,3 persen lebih tinggi pada USD 1.837,60 per ounce.

"Angka penambahan pekerjaan AS yang mengecewakan akhirnya memicu putaran short-covering algoritmik," kata analis komoditas TD Securities, Daniel Ghali.

Selain itu, sentimen yang juga mendukung harga emas adalah kembalinya modal diskresioner yang kembali mengalir ke emas bersama dengan permintaan fisik yang kuat dari China dan India pada bulan lalu.

Data nonfarm payrolls AS pada hari Jumat pekan lalu menunjukkan pertumbuhan pekerjaan secara tak terduga melambat pada April 2021. Hal ini kemudian mendorong dolar AS jatuh ke palung terdalam dan membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. best profit

Angka pekerjaan yang lebih rendah dari perkiraan mengganggu harapan investor akan pemulihan ekonomi terbesar dunia dan bahwa Federal Reserve AS mungkin akan memperketat kebijakan lebih awal dari yang diharapkan.

Bank sentral AS telah berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah sampai inflasi dan lapangan kerja meningkat. Suku bunga yang lebih rendah membuat harga emas menguat.

"Apa yang hilang dari kenaikan harga emas dalam perdagangan ini dan akan dibutuhkan untuk mendorong kembali reli adalah partisipasi para pencari safe-haven," kata analis Julius Baer, ​​Carsten Menke dalam sebuah catatan.

Sebelumnya, pengamat dan pelaku pasar memberikan prediksi yang positif terhadap harga emas. Dalam survei yang dilakukan oleh Kitco, harga emas diperkirakan kembali melonjak setelah pekan lalu melewat kevel USD 1.800 per ounce. best profit

Mengutip Kitco, Senin (10/5/2021), sentimen pasar terhadap logam mulia bergeser secara dramatis pada Kamis ketika harga emas melonjak di atas USD 1.800 per ounce untuk pertama kalinya sejak Februari 2021.

Banyak analis mencatat bahwa tembusnya level psikologis di titik resisten tersebut menciptakan momentum baru di pasar untuk mendorong harga emas bisa mencapai level USD 1.850 per ounce.

Reli yang cukup cepat terjadi pada perdagangan Jumat karena investor kembali mengoleksi logam mulia, setelah sebelumnya sempat lesu akibat laporan data tenaga kerja yang tak memuaskan.

Dalam laporan tersebut dituliskan bahwa terdapat 266 ribu pekerjaan baru diciptakan sepanjang April 2021. Angka tersebut jauh di bawah prediksi analis yang memperkirakan ada 1 juta lapangan kerja baru.

Beberapa analis mencatat bahwa logam mulia dapat menemukan beberapa resistensi antara USD 1.830 dan USD 1.850 per ounce. best profit

Dalam sebuah wawancara dengan Kitco News, Presiden Blue Line Futures Bill Baruch mengatakan, dia memperkirakan harga emas akan bullish pada pekan ini. tetapi untuk menembus level USD 1.850 per ounce perlu momentum yang pas.

Minggu ini, 16 analis berpartisipasi dalam survei emas Kitco News. Dari jumlah tersebut, 14 analis atau 88 persen mengatakan harga emas akan bullish.

Pada saat yang sama dua analis atau 13 persrn mengatakan bearish dan tidak ada suara netral untuk harga emas minggu ini.

Sementara itu, total 1.485 suara diberikan dalam jajak pendapat main street online. Dari jumlah tersebut 1.122 responden atau 76 persen mengatakan harga emas akan naik minggu ini.

Sedangkan 203 lainnya atau 14 persen mengatakan lebih rendah. Sementara 160 pemilih atau 11 persen netral.

Head of Commodity Strategy Saxo Bank Ole Hansen mengatakan, dengan data tenaga kerja yang mengecewakan maka potensi Bank Sentral AS untuk mengurangi program pembelian obligasi pada akhir tahun sepertinya tidak akan dilakukan. best profit

Dengan begitu, harga emas dapat terus terdorog lebih tinggi karena penurunan imbal hasil obligasi membantu dan memaksa beberapa investor untuk menutupi posisi jual spekulatif mereka.

Namun, Hansen mengatakan bahwa dia tidak mengharapkan untuk melihat momentum yang signifikan sampai emas terdorong di atas USD 1.850 per ounce, yang merupakan level retracement teknis penting.

"Emas telah mengambil langkah penting, tetapi masih dalam tren turun. Saya memberikan posisi bullish pada harga emas berdasarkan penembusan ini," katanya.

President Adrian Day Asset Management Adrian Daymengatakan, untuk sementara harga emas akan bergerak liar. "saya rasa saat ini banyak investor mengambil posisi beli tetapi

"Emas tetap kurang dimiliki tenaga meskipun lebih banyak investor mengambil posisi," katanya. best profit

Sumber : Liputan6

Monday, May 10, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Bisakah Harga Emas Tembus Level USD 1.850 Pekan Ini?

Posted: 09 May 2021 04:50 PM PDT

 


Best Profit (10/5) - Pengamat dan pelaku pasar memberikan prediksi yang positif terhadap harga emas. Dalam survei yang dilakukan oleh Kitco, harga emas diperkirakan kembali melonjak setelah pekan lalu melewat kevel USD 1.800 per ounce.

Mengutip Kitco, Senin (10/5/2021), sentimen pasar terhadap logam mulia bergeser secara dramatis pada Kamis ketika harga emas melonjak di atas USD 1.800 per ounce untuk pertama kalinya sejak Februari 2021.

Banyak analis mencatat bahwa tembusnya level psikologis di titik resisten tersebut menciptakan momentum baru di pasar untuk mendorong harga emas bisa mencapai level USD 1.850 per ounce.

Reli yang cukup cepat terjadi pada perdagangan Jumat karena investor kembali mengoleksi logam mulia, setelah sebelumnya sempat lesu akibat laporan data tenaga kerja yang tak memuaskan. best profit

Dalam laporan tersebut dituliskan bahwa terdapat 266 ribu pekerjaan baru diciptakan sepanjang April 2021. Angka tersebut jauh di bawah prediksi analis yang memperkirakan ada 1 juta lapangan kerja baru.

Beberapa analis mencatat bahwa logam mulia dapat menemukan beberapa resistensi antara USD 1.830 dan USD 1.850 per ounce.

Dalam sebuah wawancara dengan Kitco News, Presiden Blue Line Futures Bill Baruch mengatakan, dia memperkirakan harga emas akan bullish pada pekan ini. tetapi untuk menembus level USD 1.850 per ounce perlu momentum yang pas. best profit

Minggu ini, 16 analis berpartisipasi dalam survei emas Kitco News. Dari jumlah tersebut, 14 analis atau 88 persen mengatakan harga emas akan bullish.

Pada saat yang sama dua analis atau 13 persrn mengatakan bearish dan tidak ada suara netral untuk harga emas minggu ini.

Sementara itu, total 1.485 suara diberikan dalam jajak pendapat main street online. Dari jumlah tersebut 1.122 responden atau 76 persen mengatakan harga emas akan naik minggu ini.

Sedangkan 203 lainnya atau 14 persen mengatakan lebih rendah. Sementara 160 pemilih atau 11 persen netral. best profit

Head of Commodity Strategy Saxo Bank Ole Hansen mengatakan, dengan data tenaga kerja yang mengecewakan maka potensi Bank Sentral AS untuk mengurangi program pembelian obligasi pada akhir tahun sepertinya tidak akan dilakukan.

Dengan begitu, harga emas dapat terus terdorog lebih tinggi karena penurunan imbal hasil obligasi membantu dan memaksa beberapa investor untuk menutupi posisi jual spekulatif mereka.

Namun, Hansen mengatakan bahwa dia tidak mengharapkan untuk melihat momentum yang signifikan sampai emas terdorong di atas USD 1.850 per ounce, yang merupakan level retracement teknis penting. best profit

"Emas telah mengambil langkah penting, tetapi masih dalam tren turun. Saya memberikan posisi bullish pada harga emas berdasarkan penembusan ini," katanya.

President Adrian Day Asset Management Adrian Daymengatakan, untuk sementara harga emas akan bergerak liar. "saya rasa saat ini banyak investor mengambil posisi beli tetapi

"Emas tetap kurang dimiliki tenaga meskipun lebih banyak investor mengambil posisi," katanya. best profit

Sumber : Liputan6

Friday, May 7, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Menguat, Indeks Dow Jones Cetak Rekor Jelang Rilis Data Tenaga Kerja

Posted: 06 May 2021 05:14 PM PDT

 


Best Profit (7/5) - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan saham Kamis, 6 Mei 2021 seiring investor mengantisipasi rilis data tenaga kerja untuk mengukur pemulihan pasar tenaga kerja.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones naik 0,9 persen hingga sentuh rekor ke posisi 34.548,53. Indeks saham S&P 500 mendaki 0,8 persen ke posisi 4.201,62. Indeks saham Nasdaq bertambah 0,4 persen ke posisi 13.632,84.

Penguatan wall street didukung data klaim penggangguran. Untuk pertama pertama kali, klaim pengangguran mencapai 498.000 hingga 1 Mei, dan sentuh level terendah di era pandemi COVID-19. Klaim pengangguran itu lebih baik dari perkiraan Dow Jones di kisaran 527.000. best profit

Data tersebut dirilis sebelum data tenaga kerja April 2021 yang diumumkan pada Jumat,7 Mei 2021. Ekonom berharap 1 juta tenaga kerja bertambah pada April 2021 dan tingkat pengangguran turun menjadi 5,8 persen dari 6 persen.

"Data ekonomi hari ini membuktikan selangkah lagi penuh untuk pemulihan ekonomi, lebih cepat dari yang diharapkan," ujar Managing Director of Investment Strategy E-Trade Financial, Mike Loewengart, dilansir dari CNBC, Jumat (7/5/2021).

Ia menambahkan, penguatan data tenaga kerja akan membuat semua tertuju melihat langkah the Federal Reserve atau bank sentral AS  selanjutnya. best profit

Saham PayPal naik 1,9 persen setelah perseroan melaporkan kinerja lebih baik dari yang diharapkan.Pendapatan naik 31 persen.  Sementara itu, Etsy merosot lebih dari 14 persen setelah memperingatkan penjualan akan melambat karena peningkatan dari pandemi COVID-19 berkurang.

Di sisi lain, indeks saham Nasdaq mencatat sesi negatif empat kali berturut-turut pada Rabu, dan alami penurunan harian terpanjang sejak Oktober. Pada pekan ini, indeks saham teknologi cenderung melemah.

"Momentum pendapatan sektor teknologi terhadap pasar yang lebih luas mencapai puncaknya pada akhir Mei 2020," ujar Chief Market Strategist Truist Keith Lerner. best profit

Ia menambahkan, pihaknya mengharapkan ekonomi jauh di atas tren pada 2021 dan 2022 sehingga valuasi akan diuntungkan.

"Memang ketika melihat indikasi valuasi, didominasi oleh keuangan dan cenderung memiliki eksposur yang lebih besar ke sektor yang sensitif secara ekonomi sehingga lebih dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi," kata dia.

Indeks Russell 1000 value telah naik 17 persen sepanjang 2021. Sedangkan indeks Russell 1000 growth telah tumbuh lima persen.

Namun, dia menambahkan kekhawatiran masih tetap ada di pasar. Pertama, paket stimulus federal telah mendorong pertumbuhan, dan pada titik tertentu ekonomi harus kembali ke pertumbuhan organik. best profit

Sumber : Liputan6

Thursday, May 6, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Kekuatan Bursa Wall Street Dibatasi Laporan ADP dan ISM, Dow Jones Cetak Rekor Baru

Posted: 05 May 2021 05:38 PM PDT

 


Best Profit (6/5) - Bursa saham Amerika berhasil cetak rekor baru untuk Dow Jones sekalipun tekanan jual mayoritas saham teknologi masih berlanjut. Demikian Nasdaq memperpanjang posisi terendah 1 bulan yang terjadi sesi sebelumnya, dan S&P500 rebound dengan kenaikan moderat.

Pada perdagangan yang berakhir Kamis dinihari WIB (6/5/2021) indeks Nasdaq turun 51,08 poin atau 0,4 persen menjadi 13.582,43 dan indeks S&P 500 naik tipis 2,93 poin atau 0,1 persen menjadi 4.167,59. Indeks Dow Jones naik 97,31 poin atau 0,3 persen menjadi 34.230,34.

Dow Jones melanjutkan rally sebelumnya oleh lonjakan kuat saham Chevron dan Merck yang  membantu Dow Jones ke rekor penutupan tertinggi baru. Namun minat beli saham agak lemah merespon laporan ekonomi yang dibawah ekspektasi. best profit

Prosesor penggajian ADP merilis laporan yang menunjukkan pertumbuhan pekerjaan sektor swasta dipercepat di bulan April tetapi masih di bawah ekspektasi. Pekerjaan sektor swasta melonjak oleh 742.000 pekerjaan pada bulan April setelah melonjak oleh 565.000 pekerjaan pada bulan Maret, dibawah ekspektasi lonjakan 800.000 pekerjaan.

Kemudian Institute for Supply Management juga merilis laporan yang menunjukkan perlambatan tak terduga dalam laju pertumbuhan aktivitas sektor jasa AS di bulan April. PMI service  turun tipis ke 62,7 pada April setelah melompat ke level tertinggi sepanjang masa di 63,7 pada Maret. best profit

Secara sektoral bergerak mixed, penguatan dipimpin oleh saham energi dengan Philadelphia Oil Service Index meroket 5,4 persen dan NYSE Arca Oil Index melonjak 3,5 persen. Kekuatan yang cukup besar juga terlihat di antara saham baja dengan kenaikan 1,7 persen oleh NYSE Arca Steel Index pada level penutupan terbaiknya dalam hampir sepuluh tahun.

Saham pialang, gas alam, dan maskapai penerbangan juga mengalami penguatan yang signifikan, sementara itu pergerakan sebaliknya terjadi pada saham utilitas dan real estat komersial menunjukkan pergerakan yang signifikan ke sisi negatifnya. best profit

Sumber : Vibiznews

Wednesday, May 5, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Anjlok Usai Bank Sentral AS Isyaratkan Suku Bunga Acuan Naik

Posted: 04 May 2021 05:50 PM PDT

 


Best Profit (5/5) - Harga emas turun pada perdagangan Selasa (4/5/2021). Hal in dipengaruhi ucapan Bank Sentral AS soal suku bunga acuan.

Dikutip dari CNBC, Rabu (5/5/2021), harga emas di pasar spot turun lebih dari 1 persen setelah Yellen mengatakan suku bunga AS mungkin perlu naik untuk mencegah ekonomi terlalu panas karena lebih banyak program dukungan yang akan datang.

Harga emas terakhir turun 1 persen pada USD 1.775,02. Harga emas berjangka AS turun 1 persen menjadi USD 1.774.70.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan hasil. best profit

"Harga emas gagal untuk keempat kalinya dalam dua minggu menjelang USD 1.800, yang telah menjadi kisaran teratas, memicu beberapa aksi ambil untung sebelum jatuh USD 20 karena komentar Yellen yang tidak terduga," kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam di BMO.

"Yellen memiliki sejarah panjang dan konsisten sebagai burung merpati di The Fed," tambahnya.

Juga mengurangi daya tarik emas batangan bagi pemegang mata uang lainnya adalah dolar yang lebih kuat. best profit

"Kami terus melihat harga emas rata-rata USD 1.775 / oz di Q2, mengingat pasar fisik telah melindungi sisi negatifnya, arus keluar ETP (produk yang diperdagangkan di bursa) mulai melambat dan pesan Fed yang dovish membuat risiko condong ke atas," kata Standard Chartered analis Suki Cooper.

Palladium melonjak ke rekor tertinggi pada hari Selasa di tengah kekhawatiran kekurangan pasokan logam yang digunakan dalam perangkat pengontrol emisi di mobil, sementara emas turun 1 persen setelah Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan suku bunga mungkin perlu naik.

Paladium spot turun 0,2 persen menjadi USD 2.965,35 per ounce pada pukul 12:32 malam. EDT (1632 GMT), setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di USD 3.017,18. best profit

"Ada pengendalian polusi yang lebih ketat secara global yang belum pernah kami lihat di masa lalu, yang berarti kendaraan yang sebelumnya tidak diharuskan menggunakan katalis otomatis sekarang harus melakukannya, dan karenanya lebih banyak permintaan," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di Sekuritas TD.

"Dalam beberapa waktu ke depan, pasar akan mengalami defisit fisik dan harga akan naik," tambahnya.

Kekhawatiran tentang kekurangan pasokan diperburuk setelah produsen utama Nornickel mengumumkan gangguan di dua tambang karena banjir.

Sementara untuk Perak turun 2 persen menjadi USD 26,34 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 26 Februari, sementara platinum turun 0,6 persen menjadi USD 1.222,93. best profit

Sumber : Liputan6

Tuesday, May 4, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Minyak Naik Terdorong Peningkatan Permintaan

Posted: 03 May 2021 06:03 PM PDT

 


Best Profit (4/5) - Harga Minyak naik pada hari Senin (03/05) karena optimisme atas rebound permintaan yang kuat di negara-negara termasuk Amerika Serikat mengatasi kekhawatiran tentang lonjakan kasus virus corona India dan pasokan minyak OPEC + yang lebih tinggi.

India pada hari Senin melaporkan lebih dari 300.000 kasus virus corona baru selama 12 hari berturut-turut. Gelombang baru virus telah menyebabkan penurunan penjualan bahan bakar di konsumen terbesar ketiga dunia pada bulan April.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate menambahkan 67 sen, atau 1%, menjadi $ 64,26. best profit

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 66 sen, atau 1% menjadi $ 67,42 per barel.

Brent telah menguat hampir 30% tahun ini, pulih dari posisi terendah bersejarah tahun lalu berkat rekor pemotongan pasokan oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, bersama-sama dikenal sebagai OPEC +.

Namun, pasokan yang lebih tinggi membatasi perolehan minyak. OPEC + memutuskan pekan lalu untuk tetap berpegang pada rencana untuk meningkatkan pasokan sedikit dari 1 Mei dan produksi OPEC naik pada bulan April, dipimpin oleh dorongan dari Iran, sebuah survei Reuters menemukan. best profit

Dalam perkembangan lain yang dapat memungkinkan peningkatan lebih lanjut untuk pasokan Iran, Teheran dan kekuatan dunia mengadakan pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015.

Kepala negosiator nuklir Iran pada hari Sabtu mengatakan bahwa Teheran memperkirakan sanksi AS terhadap minyak, bank, dan sebagian besar individu serta institusi akan dicabut. best profit

Sumber : Vibiznews