Wednesday, November 10, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Tergelincir Imbas Aksi Ambil Untung Investor

Posted: 09 Nov 2021 04:12 PM PST

 


Best Profit (10/11) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street kompak melemah pada perdagangan Selasa, 9 November 2021 usai cetak rekor sejak pekan lalu. Indeks S&P 500 merosot untuk pertama kali dalam sembilan sesi seiring investor merealisasikan keuntungan setelah reli pada Oktober dan menanti rilis data inflasi.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks S&P 500 susut hampir 0,4 persen menjadi 4.685,25. Indeks Dow Jones tergelincir 112,24 poin atau 0,3 persen menjadi 36.319,98. Indeks Nasdaq tergelincir 0,6 persen menjadi 15.886,54.

Tiga indeks utama acuan di wall street turun dari posisi rekor tertinggi. Indeks S&P 500 mencatat 64 kali rekor pada 2021, dan delapan kali positif, ini merupakan penguatan terpanjang sejak April 2019. best profit

Indeks harga produsen Oktober 2021 naik 0,6 persen month over month (mom), demikian pernyataan Departemen Tenaga Kerja. Hal itu sesuai dengan perkiraan konsensus Dow Jones.

Namun, harga grosir melonjak 8,6 persen pada Oktober dari tahun lalu, ini rekor tahunan terpanas dalam hampir 11 tahun.

Di sisi lain, investor sedang menunggu rilis data inflasi penting lainnya pada Rabu pekan ini. Indeks harga konsumen pada Oktober diperkirakan melonjak 0,6 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

"Intinya, sementara data hari ini seperti yang diharapkan, angka-angka tersebut tentu membuka mata dalam hal laju kenaikan," ujar Chief Investment Officer Bleakley Advisory Group, Peter Boockvar, dilansir dari CNBC, Rabu (10/11/2021). best profit

Pada Selasa, PayPal menjadi penghambat utama di indeks S&P 500 dan Nasdaq. Saham PayPal melemah 10,5 persen. Perusahaan pembayaran digital gagal memenuhi harapan pendapatan kuartalan dan mengeluarkan panduan kuartal IV 2021 dan setahun penuh yang lebih lemah dari perkiraan.

Saham Tesla turun hampir 12 persen juga membebani indeks S&P 500 dan Nasdaq. Saham Tesla terus tertekan setelah CEO Tesla Elon Musk bertanya dalam jajak pendapat di Twitter, apakah dia harus menjual 10 persen sahamnya dengan hampir 58 persen responden menjawab ya. Meski saham Tesla tertekan, saham produsen mobil listrik ini sudah naik 45 persen sepanjang 2021. best profit

Di sisi lain, saham GE bertambah sekitar 2,7 persen setelah raksasa industri itu mengumumkan akan pecah menjadi tiga perusahaan publik yang fokus pada penerbangan, perawatan kesehatan dan energi. Saham GE memimpin kenaikan pada indeks S&P 500.

Adapun indeks S&P 500 telah naik lebih dari 24 persen pada 2021. Hasil laba yang kuat telah mendorong saham ke level tertinggi baru.

Hingga penutupan perdagangan Selasa, 9 November 2021, 460 perusahaan di indeks S&P 500 telah melaporkan hasil kuartalan dengan 81 persen mengalahkan perkiraan laba, berdasarkan FactSet.

"Dengan musim pendapatan kuartal III 2021 mereda, data ekonomi dan kemajuan dalam pembukaan kembali ekonomi akan menjadi penting untuk fokus investor hingga akhir 2021," ujar Chief Investment Strategist Oppenheimer Asset Management, John Stoltzfus. best profit

Sumber : Liputan6

Monday, November 8, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Dunia Diramal Terus Naik Jika Bisa Tembus Harga Segini

Posted: 07 Nov 2021 04:05 PM PST

 


Best Profit (8/11) – Harga emas dunia yang berkilau pada pekan lalu imbas kebijakan Bank Sentral diprediksi bisa melanjutkan laju reli berikutnya jika harga menembus batas USD 1.835 per ons.

Harga emas naik pada minggu lalu meskipun terjadi pengurangan pembelian obligasi dan laporan melemahnya data pekerjaan AS karena bank sentral mengabaikan kenaikan inflasi dan pengetatan pasar kerja.

Melansir laman khaleejtimes.com, harga emas di pasar spot ditutup pada posisi USD 1.817,81 per ounce, naik 1,47 persen. best profit

"Langkah dari Bank of England sedikit mengejutkan karena bank sentral memberikan petunjuk yang jelas tentang kenaikan suku bunga pada bulan November. Tapi mereka mundur di saat-saat terakhir. Akibatnya, imbal hasil global turun, dan emas, yang sensitif terhadap suku bunga, menguat. Namun demikian, sulit untuk mengatakan apakah reli logam kuning akan berlanjut. Investor tentu tidak berpikir demikian," kata Vijay Valecha, Kepala Investasi di Century Financial.

Kepemilikan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) emas pekan lalu juga turun sebesar 268.934 ons menjadi 98,028 juta ons, terendah dalam setahun. best profit

"Di pasar spot internasional, emas akan berubah bullish pada penembusan di atas USD 1.835 per ounce sementara memiliki support di dekat $1.800," tambah Valecha.

Kepala Strategi komoditas di Saxo Bank, Ole S. Hansen, mengatakan pasar sangat kekurangan momentum untuk mendorong emas keluar dari kisaran yang telah berlaku selama berbulan-bulan sekarang. best profit

Dia mengatakan jika hasil riil sepuluh tahun AS turun kembali di bawah -1 persen membantu mengimbangi dolar yang lebih kuat dan volatilitas pasar saham yang rendah. Hal terakhir adalah salah satu alasan mengapa kepemilikan ETF turun ke level terendah 18 bulan dengan investor uang riil menghindari emas karena kurangnya kebutuhan untuk mendiversifikasi portofolio.

"Fokus pada hari Jumat beralih ke laporan pekerjaan bulanan AS yang terus menunjukkan kekuatan, sehingga berpotensi mengubah pandangan tentang kebijakan moneter sekali lagi," kata Hansen. best profit

Sumber : Liputan6

Friday, November 5, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Beragam, Indeks Nasdaq dan S&P 500 Kembali Cetak Rekor

Posted: 04 Nov 2021 05:06 PM PDT

 


Best Profit (5/11) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street bervariasi pada perdagangan Kamis, 4 November 2021. Indeks S&P 500 menguat untuk hari keenam berturut-turut seiring investor menyambut positif sikap sabar the Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga.

Data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan juga mendorong sentimen wall street. Pada penutupan perdagangan wall street, indeks S&P 500 naik 0,4 persen ke posisi 4.680,06, dan sentuh rekor lagi. Indeks Nasdaq bertambah 0,8 persen ke posisi tertinggi sepanjang masa di 15.940,31.

Sementara itu, indeks Dow Jones melemah 33,35 poin atau hampir 0,1 persen ke posisi 36.124,23. Hal ini dibayangi pergerakan saham Goldman Sachs dan JPMorgan. best profit

Bank sentral AS mengatakan akan mulai memperlambat program pembelian obligasi akhir bulan ini menandakan ekonomi sekarang dapat menangani pelonggaran stimulus selama pandemi COVID-19.

Investor telah lama mengantisipasi langkah tersebut dna menyukai the Fed tidak memberi sinyal akan lebih agresif dari yang diperlukan dalam menaikkan suku bunga setelah pengurangan obligasi selesai 2022.

"Pengumuman tapering the Fed menghilangkan kekhawatiran kecil tetapi menggantung di seluruh pasar, karena investor telah menunggu momen ini selama berbulan-bulan, dan itu memperkuat pandangan pemulihan ekonomi memiliki landasan yang panjang, meskipun dengan tingkat pertumbuhan yang rendah," ujar Chairman of Sanders Morris Harris, George Ball dilansir dari CNBC, Jumat (5/11/2021). best profit

Ia menambahkan, ini adalah sinyal kekuatan ekonomi yang baik untuk laba dan pasar perusahaan. Di sisi lain, indeks S&P 500 naik 1,6 persen pada pekan ini sehingga mendorong imbal hasil year to date hingga 24,6 persen seiring indeks acuan memasuki bagian musiman yang kuat untuk pasar pada 2021.

Sementara itu, klaim pengangguran Amerika Serikat mencapai 269.000 untuk pekan yang berakhir 30 Oktober 2021. Realisasi klaim pengangguran ini, mencapai posisi terendah dan lebih baik dari prediksi ekonom yang disurvei oleh Dow Jones di posisi 275.000.

"Ini bisa menjadi bukti lain dari keuntungan yang solid dalam hal pemulihan ekonomi kita," ujar Managing Director of Investment Strategy E-Trade Financial, Mike Lowengart. best profit

Ia menambahkan, ketua the Fed Jerome Powell mencatat ingin melihat kemajuan pekerjaan yang lebih kuat. Hal ini membuat semua mata tertuju pada gambaran ketenagakerjaan yang penuh. Selain itu, bagaimana hal tersebut diterjemahkan ke dalam tindakan the Fed ke depan.

Laporan pekerjaan yang ditunggu-tunggu pada Oktober 2021 akan dirilis Jumat pekan ini. Berdasarkan Dow Jones, perkirana konsensus ada tambahan tenaga kerja 450.000. Nonfarm payrolls naik 194.000 pada September 2021, ini jauh dari perkiraan 500.000.

Saham Qualcomm menguat 12,7 persen pada Kamis pekan ini seiring penurunan pendapatan yang didorong oleh lonjakan penjualan chip smartphone 56 persen. Perusahaan juga memberikan panduan yang kuat pada kuartal IV 2021.

Saham Moderna melemah 17,8 persen setelah produsen obat itu memangkas prospek pendapatan vaksin COVID-19. Di sisi lain, Roku berada di bawah tekanan, jauh lebih dari 7 persen setelah platform streaming melaporkan pendapatan kuartal III 2021. best profit

Sumber : Liputan6

Thursday, November 4, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Terjun ke Level Terendah dalam 3 Pekan

Posted: 03 Nov 2021 05:14 PM PDT


 

Best Profit (4/11) – Harga emas bertahan di dekat level terendah sejak pertengahan Oktober pada perdagangan Rabu. Harga emas turun setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) mengumumkan pengurangan langkah-langkah stimulus era pandemi dalam langkah yang diperkirakan secara luas.

The Fed akan mulai memangkas pembelian obligasi bulanan pada November dengan rencana untuk mengakhirinya pada 2022, katanya dalam sebuah pernyataan di akhir pertemuan dua hari.

Dikutip dari CNBC, Kamis (4/11/2021), harga emas di pasar spot turun 0,9 persen pada USD 1.770,61 per ounce pada 14:51 EDT, sedikit mengurangi kerugian setelah keputusan The Fed tersebut. Harga emas sebelumnya mencapai level terendah sejak 13 Oktober di USD 1.757,63. best profit

Sedangkan harga emas berjangka AS turun 1,4 persen pada USD 1.763,9.

"Harga emas telah bersiap turun ke level terburuk akibat pertemuan (The Fed) tersebut dan itulah mengapa (harga emas) turun di sekitar USD 1.758 sejak saat itu," kata Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures di Chicago, Phillip Streible.

"Kami akan menunggu sebelum kami menetapkan posisi apa pun pada harga emas, baik di jangka panjang atau pendek, dan jangan berharap terlalu banyak pergerakan karena kami memiliki angka pekerjaan (data tenaga kerja AS) berikutnya (minggu ini)," lanjut dia. best profit

Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikatuntuk Oktober akan dirilis pada hari Jumat. Data sebelumnya pada hari Rabu menunjukkan gaji swasta AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan Oktober.

The Fed juga menunjukkan pemulihan dalam kegiatan ekonomi dan lapangan kerja dalam pernyataannya sambil berpegang pada keyakinannya bahwa inflasi yang tinggi akan terbukti "sementara" dan kemungkinan tidak memerlukan kenaikan suku bunga yang cepat. best profit

"Sementara kebijakan suku bunga mungkin nomor satu di benak semua orang, yang kedua sangat, sangat dekat adalah tekanan inflasi yang kita miliki di pasar saat ini," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Kebijakan moneter AS yang sangat longgar telah membantu mendorong harga emas naik tajam sejak krisis keuangan akhir 2000-an, dengan suku bunga rendah memangkas biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil dan kekhawatiran inflasi memicu permintaan untuk lindung nilai.

Di tempat lain, harga perak turun 0,4 persen menjadi USD 23,43 per ounce, harga platinum turun 0,7 persen menjadi USD 1.030,94 dan harga paladium turun 0,6 persen menjadi USD 1,999,77. best profit

Sumber : Liputan6

Wednesday, November 3, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Perkasa, Indeks S&P 500 Cetak Rekor Berkat Laporan Keuangan yang Kuat

Posted: 02 Nov 2021 05:17 PM PDT

 


Best Profit (11/3) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan Selasa, 2 November 2021. Indeks S&P 500 naik ke rekor tertinggi jelang keputusan the Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral AS karena laba perusahaan yang kuat memberi kepercayaan investor.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones naik 138,79 poin menjadi 36.052,63. Indeks S&P 500 bertambah 0,3 persen menjadi 4.630,65, dan ditutup ke level tertinggi sepanjang masa. Indeks Nasdaq bertambah 0,3 persen menjadi 15.649,60. Rata-rata indeks utama ditutup ke posisi rekor.

Indeks kapitalisasi kecil Russell 2000 menguat tipis ke posisi tertinggi sepanjang masa. "Fundamental mungkin menjadi pusat mengapa pasar saham terus meningkat," ujar Chief Investment Strategist the Leuthold Group dilansir dari CNBC, Rabu (3/11/2021). best profit

Ia menambahkan, musim laporan keuangan dengan laba secara keseluruhan ternyata jauh lebih kuat dari yang diantisipasi. Di sisi lain, banyak perusahaan memperingatkan pembatasan pasokan adalah masalah.

"Sebagian besar tetap mampu menaikkan harga, mempertahankan margin keuntungan yang kuat, dan memanfaatkan sepenuhnya permintaan yang sehat dengan hasil penjualan lebih besar. Kekhawatiran akan kikis margin keuntungan yang luar biasa tidak terjadi," tutur dia.

Saham Pfizer naik 4,1 persen setelah laba kuartal ketiga produsen obat itu melampaui harapan. Itu juga meningkatkan pendapatan dan prospek earning per share (EPS) pada 2021. best profit

Saham Under Armour melonjak 16,4 persen setelah produsen atletik tersebut menaikkan prospek tahunannya. Ini mengungkapkan perusahaan melihat kemajuan dalam meningkatkan citra mereknya di bawah CEO Patrik Frisk.

Saham DuPont de Nemours reli 8,7 persen setelah mengalahkan prediksi pendapatan dan laba bersih dari hasil kuartalan. Estee Lauder menguat 4,1 persen pada laba bersih dan pendapatan yang melebihi harapan.

Hasil laba perusahaan yang lebih baik dari perusahaan mendorong rata-rata wall street menguat ke rekor tertinggi pada Oktober 2021. Indeks S&P 500 dan Nasdaq membukukan bulan terbaiknya sejak November 2020.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 2 November 2021, berdasarkan FactSet, 83 persen dari perusahaan S&P 500 telah melaporkan laba melampaui harapan analis. best profit

Sementara itu, saham Tesla turun tiga persen pada Selasa, 2 November 2021. Saham Tesla telah menguat lebih dari 50 persen selama sebulan terakhir.

Harga saham Tesla turun seiring laporan perseroan menarik kembali 11.700 kendaraannya karena kesalahan komunikasi. Ditambah tweet Elon Musk yang unggah kalau Tesla belum teken kontrak dengan Hertz.

Serangkaian rekor tertinggi terjadi di bursa saham AS seiring investor terus bertaruh pada reli akhir tahun meski pun masalah rantai pasokan, risiko COVID-19, dan the Federal Reserve yang akan mengindikasikan akan kembali menarik beberapa stimulus.

Adapun pertemuan bank sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) dilakukan dalam dua hari yang dimulai pada Selasa pekan ini. best profit

Pertemuan the Fed akan mengumumkan mulai melepas pengurangan stimulus dengan kurangi pembelian obligasi bulanan yang diterapkan selama pandemi COVID-19. Di sisi lain laporan tenaga kerja AS pada Oktober 2021 akan rilis Jumat pekan ini.

Rata-rata indeks S&P 500 naik 1,1 persen pada November dan 2,3 persen pada Desember sejak 1936, berdasarkan catatan Bank of America. Bank of America berhati-hati seiring sudah mencatatkan pergerakan di zona hijau dalam 79 persen.

"Kami terus melihat risiko penurunan ke depan," ujar Head of US Equity and Quantative Strategy Bank of America, Savita Subramanian.

Ia menambahkan, meski mengalahkan 7 persen, sebagian besar EPS 2021-2022 tidak berubah."Menujukkan siklus revisi ke atas kemungkinan telah mencapai puncaknya," tutur dia. best profit

Sumber : Liputan6

Tuesday, November 2, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Kembali Cetak Rekor Tertinggi, Investor Fokus Pertemuan The Fed

Posted: 01 Nov 2021 05:40 PM PDT

 


Best Profit (2/11) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan pertama November 2021, tepatnya Senin, 1 November 2021. Wall street naik ke rekor baru setelah pasar berhasil bangkit dari periode musiman yang sulit secara historis.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones naik 94,28 poin menjadi 35.913,84. Indeks Dow Jones menguat didorong kenaikan saham Boeing dan Dow Inc.

Indeks S&P 500 naik hampir 0,2 persen menjadi 4.613,67, level tertinggi sepanjang masa. Saham Tesla menguat 8,5 persen. Indeks Nasdaq mendaki 0,6 persen menjadi 15.595,92 dan juga tembus rekor. best profit

Indeks kapitalisasi kecil Russell 2000 menguat 2,6 persen, dan catat performa terbaik sejak 27 Agustus 2021.

Akan tetapi, indeks saham acuan juga menutup pada rekor tertinggi pada akhir Oktober 2021. Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat bulan terbaik sejak November 2000.

Sepanjang Oktober 2021, indeks Dow Jones naik 5,8 persen. Indeks S&P 500 menanjak 6,9 persen dan indeks Nasdaq bertambah hampir 7,3 persen. Sepanjang 2021, indeks S&P 500 naik lebih dari 22 persen.

Dalam beberapa tahun terakhir, indeks S&P 500 naik lebih dari 20 persen dalam 10 bulan pertama 2021. Pada sisa 2021 selalu positif, berdasarkan Bespoke Investment Group. best profit

Musim pendapatan perusahaan mendominasi sentimen pada Oktober di tengah hasil laba yang solid bahkan dengan kekhawatiran rantai pasokan global.

Sekitar setengah dari perusahaan S&P 500 telah melaporkan hasil kuartalan dan lebih dari 80 persen dari perseroan mengalahkan perkiraan pendapatan dan analis Wall Street, menurut Refinitiv.

Pelaku pasar bersiap pada pekan ini untuk rilis kinerja keuangan, pertemuan penting the Federal Reserve (the Fed) dan laporan pekerjaan pada Oktober 2021.

Investor juga akan memantau pertemuan dua hari the Federal Reseve pada Selasa dan Rabu. Bank sentral akan mengumumkan rencana mulai kurangi pembelian obligasi dan akhiri program sepenuhnya pada pertengahan tahun depan. best profit

Investor juga akan mencermati komentar the Federal Reserve tentang kenaikan harga karena inflasi yang telah mencapai level tertinggi dalam 30 tahun.

"The Fed adalah bagian dari langkah global untuk hapus akomodasi, dan pasar bergerak melewati itu," ujar Bleakley Advsiory Group CIO Peter Bookckvar, dilansir dari CNBC Selasa (2/11/2021).

Ia menambahkan, satu sisi, pasar saham dipengaruhi dengan pergerakan inflasi, suku bunga dan respons dari bank sentral. best profit

Di sisi lain, indeks Manufaktur Institute for Suppy Management (ISM) pada Oktober turun menjadi 60,8 dari 61,1. Ekonom memperkirakan indeks ke posisi 60,3. Setiap angka di atas 50 dinilai ekspansi.

Selain itu hal lainnya yang akan pengaruhi pasar yaitu laporan tenaga kerja pada Oktober 2021 pada Jumat pekan ini yang dapat menunjukkan sejumlah peningkatan dalam perekrurtan karena kasus COVID-19 yang terus menurun.

"Kunci dari laporan itu berapa banyak kenaikan inflasi upah dan apakah tingkat partisipasi angkatan kerja akhirnya meningkat setelah begitu banyak tunjangan pengangguran baru ini datang," ujar Chief Investment Strategis for the Leuthold Group, Jim Paulsen. best profit

Sumber : Liputan6

Monday, November 1, 2021

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Analis Perkirakan Harga Emas Bakal Jatuh Pekan Ini, Sampai di Angka Berapa?

Posted: 31 Oct 2021 05:12 PM PDT

 


Best Profit (1/11) – Harga emas kembali jatuh di bawah USD 1.800 per ounce pada pekan lalu meskipun di awal pekan telah mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Pelemahan harga emas ini diperkirakan masih akan berlanjut di pekan ini.

Harga emas berjangka di perdagangan Comex untuk pengiriman Desember turun 1 persen pada Jumat lalu di level USD 1.778 per ounce. Penguatan dolar AS mendorong pelemahan harga emas.

Sebelumnya, harga emas sempat mencapai level tertinggi di USD 1.806 per ounce di awal minggu. Mayoritas pelemahan harga emas dicetak pada Jumat ketika turun lebih dari USD 20. best profit

Saat ini menjadi minggu yang rumit bagi harga emas. Alasannya, telah keluar data ekonomi yang beragam salah satunya pengumuman dari Bank Sentral Kanada yang hawkish.

Bank Sentral Kanada mengakhiri program pelonggaran kuantitatif dan menaikkan garis waktu kenaikan suku bunga.

Pelak pasar juga sibuk mencerna perlambatan tajam pertumbuhan ekonomi AS di kuartal III 2021. Namun inflasi masih tetap tinggi di 3,6 persen pada September.

Hasil survei harga emas Kitco menunjukkan bahwa dari 13 analis yang berpartisipasi di sisi Wall Street. Dari jumlah tersebut sebanyak 53,8 persen menyatakan bearish. Sedangkan 30,8 persen lainnya netral dan hanya 15,4 persen yang memperkirakan bakal bullish. best profit

di sisi Main Street atau pelaku pasar tetap optimis. Dari 745 investor ritel yang berpartisipasi, sebanyak 60,5 persen bullish. Sedangkan 22,5 persen bearish dan 17 persen netral.

"Para pelaku pasar bereaksi terhadap pengetatan kebijakan bank sentral yang lebih cepat dari perkiraan dan lebih agresif," jelas Direktur Pelaksana Bannockburn Global Forex Marc Chandler dikutip dari Kitco News, Senin (1/11/2021).

"Prospek dari re-pricing kebijakan bank sentral kemungkinan akan membebani emas. Seolah-olah pasar mengatakan bank sentral mengakui mereka berada di belakang kurva inflasi dan akan bergerak cepat untuk memperbaiki situasi itu," kata Chandler. best profit

Harga emas akan menguji batas atas di kisaran baru saat ini. Kenaikan harga yang terjadi pada Oktober sudah berakhir. Target awal minggu ini adalah USD 1.768 per ounce dan kemudian USD 1.757 per ounce.

Dolar AS yang lebih kuat adalah alasan lain mengapa analis memperkirakan harga emas akan tertekan dalam jangka pendek.

"Saya optimis dolar AS akan menguat. Dengan tekanan inflasi yang terus meningkat, saya pikir The Fed mungkin harus mengambil nada yang lebih hawkish pada pertemuannya atau mengisyaratkan dimulainya pengurangan pembelian aset," kata Kepala Analis SIA Wealth Management Colin Cieszynski.

Pengumuman Federal Reserve, yang dijadwalkan pada hari Rabu, akan menjadi peristiwa besar yang harus diperhatikan minggu ini. Data ketenagakerjaan yang akan dirilis pada Jumat juga dalam daftar yang ditunggu analis. best profit

Sumber : Liputan6