Tuesday, August 11, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Reli Kenaikan Harga Emas Berakhir

Posted: 10 Aug 2020 06:16 PM PDT

 

Best Profit (11/8) - Harga emas turun dari rekor teringgi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Penekan harga emas ini adalah penguatan dolar AS.

Stimulus yang dikeluarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan ruang kepada penguatan dolar AS. Namun saat ini investor masing menunggu kesepakatan anggota senat untuk stimulus lanjutan untuk membantu ekonomi AS bangkit.

Mengutip CNBC, Selasa (11/8//2020), harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi USD 2.030.26 per ounce, setelah mencapai rekor tertinggi di USD 2.072,50 per ounce pada hari Jumat. best profit

Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,6 persen menjadi USD 2.039,70 per ounce.

"Ini hanyalah kemunduran alami saat tren penguatan. Orang-orang hanya melakukan aksi ambil untung karena harga emas telah bergerak naik begitu cepat dan dolar AS juga kembali menguat selama dua hari terakhir," kata Michael Matousek, kepala pedagang di Investor Global AS.

Namun ia melihat, sepertinya penguatan dolar AS hanya berlaku sesaat dan kemudian harga emas bisa kembali menguat lagi. best profit

Sebelumnya, Analis memperkirakan harga emas akan terus melaju, setelah sebelumnya tercatat USD 2.100. Menurut prediksi, harga emas dapat menembus USD 3.000 untuk tahun ini.

Minat investor yang sangat kuat pada logam mulia menjaga reli tetap hidup, sementara penggerak makro semuanya utuh untuk menjaga momentum kenaikan harga emas, kata para analis.

Harga emas tercatat naik ke tangga tertinggi sepanjang pekan ini. Pertama menembus USD 2.000 per ons, kemudian USD 2.050, sebelum mencapai rekor baru USD 2.089,20 pada penutupan pekan ini. Sementara, pada omentum yang sama, emas berjangka Comex Desember diperdagangkan pada USD 2.043.40, turun 1,26 persen. best profit

Melansir dari laman Kitco, Sabtu (8/8/2020), stimulus fiskal dan moneter global telah menciptakan badai yang sempurna untuk emas. Meskipun harga mundur 2 persen pada hari Jumat, tren keseluruhan tetap bullish.

"Ini sehat bagi pasar untuk menelusuri kembali dan membiarkan sedikit udara keluar dari balon," kata ahli strategi pasar senior LaSalle Futures Group Charlie Nedoss.

Emas dipandang sebagai taruhan paling pasti untuk menjaga inflasi karena bank sentral terus mencetak uang untuk mendukung ekonomi di seluruh dunia.

"Bank sentral utama bekerja untuk menjaga stabilitas dengan memberikan stimulus dan dukungan ekonomi. Artinya ada banyak likuiditas yang mencari rumah. Emas adalah satu, ekuitas adalah yang lainnya. Unsur lainnya adalah suku bunga riil yang rendah, yang menghilangkan argumen bahwa emas tidak memberikan hasil apapun karena tidak ada hasil yang dapat ditemukan dalam obligasi pemerintah, "kata analis StoneX, Rhona O'Connell.best profit

Pialang komoditas senior RJO Futures Daniel Pavilonis menyebutkan, orang-orang melihat emas dan perak sebagai investasi yang lebih realistis.

"Salah satu alasan mengapa logam naik adalah karena pencetakan uang. Ini mendorong hasil nyata ke wilayah negatif di jalan. Investor melihat logam mulia sebagai bagian dari teka-teki jangka panjang. Ketika suku bunga turun atau negatif, investor memiliki uang di bank yang pada dasarnya akan dikenakan pajak karena mereka harus membayar bunga padanya. Apa alternatif lainnya? Inilah mengapa orang membeli emas, menerima pengiriman emas batangan, dan membeli kontrak berjangka, "kata Pavilonis.

Pada akhir tahun, Pavilonis memperkirakan harga emas mendekati USD 3.000 per ons. best profit

Ahli logam mulia Gainesville Coins, Everett Millman menilaiUSD 2.400 juga merupakan target yang menarik untuk dilihat. "Kami mendapatkan USD 2.400 dengan membagi selisih antara USD 2.100, yang merupakan nilai tertinggi tahun 2011 yang disesuaikan dengan inflasi, dan USD 2.800, yang merupakan nilai tertinggi tahun 1980 yang disesuaikan dengan inflasi," kata Millman.

Adapun yang harus diperhatikan investor pekan depan adalah negosiasi stimulus fiskal di Washington. Pendorong utama fluktuasi harga emas lainnya yakni meningkatnya ketegangan antara AS-China, terutama setelah Trump menandatangani sepasang perintah eksekutif yang melarang penduduk AS melakukan bisnis dengan aplikasi TikTok dan WeChat China. best profit

Sumber : Liputan6

Monday, August 10, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Turun Usai Cetak Rekor Tertinggi Berturut-turut

Posted: 09 Aug 2020 07:30 PM PDT

 

Best Profit (10/8) - Tren kenaikan harga emas yang memecahkan rekor dalam beberapa hari terakhir berhenti pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta). Ini karena dolar mendapat kelonggaran dari investor yang mencari lindung nilai terhadap ketegangan AS-China.

Namun kekhawatiran atas pandemi yang memburuk membuat emas tetap di jalurnya untuk kenaikan mingguan terpanjang dalam waktu sekitar satu dekade.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (8/8/2020, harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi USD 2.058,55 per ounce, setelah mencapai rekor puncak USD 2.072,50 di awal perdagangan. best profit

Harga emas telah naik 4 persen sepanjang pekan ini dan menjadi kenaikan mingguan kesembilan berturut-turut. Sedangkan harga emas berjangka AS stabil di USD 2.070,20.

"Kami akan melihat beberapa kemunduran (dalam emas) dari level ini dengan nilai tukar dolar terendah untuk sementara waktu dan bahkan mungkin melihat beberapa kekuatan dolar dalam waktu dekat, yang akan kembali kenaikan ini tetapi tidak seluruhnya," kata Spencer Campbell, Direktur di SE Asia Consulting Pte Ltd.

Dolar rebound dari level terendah dalam 2 tahun terakhir karena keputusan Presiden Donald Trump untuk melarang transaksi 2 aplikasi China yang populer di AS telah membebani sentimen risiko. best profit

Dolar AS telah menjadi tempat perlindungan yang disukai selama ketegangan antara Washington dan Beijing.

"Kinerja dolar memiliki pengaruh besar pada berapa banyak harga emas naik," kata Analis Pasar FXTM Han Tan.

Harga emas telah melonjak lebih dari 35 persen pada tahun ini di tengah melonjaknya kasus COVID-19 yang telah menghantam ekonomi dan mendorong langkah-langkah stimulus global yang belum pernah terjadi sebelumnya. best profit

"Harus ada perubahan paradigma dalam pandangan untuk kebijakan moneter global dan ekonomi dunia, sebelum mempertimbangkan apakah lonjakan harga emas telah berjalan dengan sendirinya," tambah Tan.

Di tempat lain, harga perak turun 2,2 persen pada USD 28,30, setelah sebelumnya mencapai tertinggi sejak Februari 2013. Sejauh ini perak telah naik sekitar 16 persen.

Sementara platinum turun 2,8 persen menjadi USD 970,31 per ounce dan paladium turun 1,7 persen menjadi USD 2,183,70. best profit

Sumber : Liputan6

Friday, August 7, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Tak Tertahan, Harga Emas Kembali Cetak Rekor Tertinggi

Posted: 06 Aug 2020 09:17 PM PDT

 

Best Profit (7/8) - Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta). Harta emas terus mencetak rekor teringgi sepanjang pekan ini.

Kenaikan harga emas ini didorong oleh ekspektasi melonjaknya kasus virus Corona di AS sehingga memaksa pemerintah untuk terus mengeluarkan stimulus guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Mengutip CNBC, Jumat (7/8/2020), harga emas di pasar spot mencapai level tertinggi sepanjang masa di USD 2.069,21 per ounce. Angka tersebut naik 0,8 persen dari perdagangan sebelumnya yang berada di angka USD 2.055,87 per ounce. best profit

Sedangkan untuk harga emas berjangka AS juga menguat 1 persen ke level USD 2.069,40 per ounce.

"Jalan kita sepertinya masih sangat panjang untuk melihat pemuihan ekonomi yang benar-benar tepat," jelas analis CPM Group, Jeffrey Christian.

Data menunjukkan bahwa klaim pengangguran di AS turun pada minggu lalu. Namun ada data yang mengejutkan yaitu 31,3 juta orang menerima cek pengangguran pada pertengahan Juli. Angka ini merupakan angka di dimana virus Corona baru mulai menginfeksi di AS dan langsung mengguncang ekonomi. best profit

Harga emas telah menguat lebih dari 35 persen tahun ini karena dianggap sebagai aset yang harus mempertahankan nilainya sementara pandemi dan pencetakan uang oleh bank sentral mengikis nilai bank sentral lainnya.

Pelaku pasar menunggu tanggapan kebijakan lebih lanjut ketika para pemimpin Demokrat AS dan pejabat Gedung Putih melanjutkan pembicaraan mereka untuk mencoba mencari jalan untuk membantu perekonomian. best profit

Harga perak melonjak 4,6 persen menjadi USD 28,26 per ounce, setelah mencapai puncak tertinggi dalam lebih dari tujuh tahun di USD 28,42 per ounce. Kenaikan jarga perak ini dibantu oleh kombinasi investasi dan permintaan industri.

"Meskipun tidak ada petunjuk grafik awal yang menunjukkan pasar emas dan perak akan terus melonjak tetapi keduanya sekarang mengalami overbought jangka pendek, secara teknis," kata analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

"Dan ingat bahwa dengan volatilitas yang lebih tinggi dan kenaikan harga harian yang lebih besar yang terlihat saat ini, juga akan ada koreksi sisi bawah yang lebih besar saat koreksi itu datang." tambah dia. best profit

Sumber : Liputan6

Thursday, August 6, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi Lagi, Naik 34 Persen Sepanjang Tahun Ini

Posted: 05 Aug 2020 06:16 PM PDT

Best Profit (6/8) - Harga emas kembali memecahkan rekor tertinggi pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta) setelah melewati level USD 2.000 untuk pertama kalinya.

Meroketnya harga emas ini ditopang oleh pelemahan nilai tukar dolar dan penurunan pengembalian obligasi AS mendorong investor untuk membeli instrumen investasi yang aman, seperti emas.

Dikutip dari CNBC, Kamis (6/8/2020), harga emas telah melonjak 34 persen pada tahun ini dan merupakan salah satu aset investasi berkinerja terbaik di 2020. Para investor membeli emas dalam jumlah besar dengan harapan akan mempertahankan nilainya ketika pandemi corona terus memberikan dampak ke pasar.

Harga emas menembus level di atas USD 2.000 untuk pertama kalinya pada Selasa lalu dan mencapai memecahkan rekor tertinggi USD 2.055,10 per ounce pada hari Rabu. Harga emas spot naik 1 persen ke level USD 2.037,81. best profit

Sedangkan harga emas berjangka AS naik 1,4 persen menjadi USD 2.048,30.

Investor khawatir stimulus ekonomi yang dikeluarkan sebagai respons terhadap pandemi akan memicu inflasi yang akan menurunkan nilai aset lainnya. Pengembalian riil pada obligasi AS telah jatuh tajam, membuat emas lebih menarik.

"Kami melihat penurunan yang sedang berlangsung dalam dolar AS, kurva imbal hasil AS semakin turun dan peningkatan ekspektasi inflasi," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities. best profit

"Ini menyiratkan bahwa di masa mendatang, biaya peluang untuk memegang emas akan semakin berkurangm," lanjut dia.

Kebuntuan di Washington atas kesepakatan bantuan guna meredam dampak virus corona telah melemahkan dolar, yang bersaing dengan emas sebagai instrumen investasi yang aman. Dolar yang melemah juga membuat harga emas lebih murah bagi pembeli dengan mata uang lain.

Harga emas telah melonjak sangat cepat cepat yaitu melonjak lebih dari USD 200 dalam waktu dua minggu, kata Robin Bhar, Seorang Analis Independen. best profit

Selain emas, harga perak juga melonjak 4,4 persen menjadi USD 27,13, tertinggi sejak April 2013 dan terakhir naik 2,3 persen menjadi 26,60. Sekarang telah meningkat 48 persen di sepanjang tahun ini, bahkan mengungguli lonjakan harga emas.

"(Lonjakan harga) Perak karena tiga faktor, sebagai aset moneter seperti emas, peningkatan permintaan industri karena kita pulih dari COVID dan masalah stimulus dan sisi penawaran," kata Melek.

Di tempat lain, platinum naik 2,4 persen menjadi USD 959,97 dan paladium naik 0,7 persen ke level USD 2,155.14. best profit

Sumber : Liputan6

Wednesday, August 5, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Makin Kinclong, Harga Emas Terus Cetak Rekor Tertinggi

Posted: 04 Aug 2020 06:05 PM PDT


Best Profit (5/8) - Harga emas melonjak melewati angka kunci USD 2.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah pada hari Selasa. Sentimen terkuat berasal dari lingkungan suku bunga yang sangat rendah dan harapan untuk lebih banyak stimulus A.S. untuk melindungi ekonomi yang terkena virus corona yang memperindah daya tarik logam safe-haven.

Dikutip dari CNBC, Rabu (5/8/2020), harga emas di pasar spot melonjak sebanyak 1,6 persen menjadi USD 2,009.13 per ounce, dan naik 1,4 persen pada USD 2,004.35. Emas berjangka AS, yang juga melonjak ke rekor tertinggi USD 2.027,30, menetap 1,7 persen lebih tinggi pada USD 2.021.

"Pembelian safe-haven telah mendorong harga emas untuk menembus USD 2.000 untuk pertama kalinya karena dolar AS menguji posisi terendah yang terakhir terlihat lebih dari dua tahun lalu, tingkat riil negatif turun ke level yang terakhir terlihat pada 2013 dan harapan untuk paket stimulus lebih lanjut terus membangun," kata analis Standard Chartered Suki Cooper. best profit

"Mengingat seberapa cepat harga emas telah reli, risiko kemunduran sementara telah meningkat," kata Cooper, menambahkan keseimbangan risiko masih tetap miring ke atas mengingat latar belakang makro tetap sangat menguntungkan untuk emas.

Pembicaraan antara Gedung Putih dan para pemimpin Demokrat di Kongres AS akhirnya bergerak ke arah yang benar ketika mereka mencoba mencapai kesepakatan mengenai RUU bantuan coronavirus utama, kata seorang Demokrat terkemuka Senat AS. best profit

Konfirmasi bahwa telah ada perkembangan dalam negosiasi dengan Partai Republik mengenai dukungan COVID-19 yang baru telah mendorong emas kembali ke level tertinggi baru-baru ini, kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam mulia dan dasar di BMO.

Emas telah melonjak menjadi 32 persen sepanjang tahun ini, didukung terutama oleh suku bunga yang lebih rendah dan stimulus luas oleh bank sentral global untuk meredakan pukulan ekonomi dari pandemi. best profit

Harga dapat naik menuju level USD 2.300 pada akhir tahun, menurut Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA.

"Pasar treasury memberi sinyal kuat bahwa lingkungan suku bunga yang lebih rendah ini akan tetap ada. Dalam dekade terakhir, treasury selalu lebih unggul daripada emas, tetapi saat ini bukan itu masalahnya, kita akan melihat fokus utama investor adalah pada emas. " best profit

Sumber : Liputan6

Tuesday, August 4, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Usai Catatkan Rekor Tertinggi, Harga Emas Melandai

Posted: 03 Aug 2020 06:17 PM PDT


Best Profit (4/8) - Harga emas turun dari rekor tertinggi pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Penurunan ini terjadi setelah dolar AS menguat dan beberapa investor melakukan aksi ambil untung terhadap emas.

Saat ini, investor tengah fokus kepada rencana pemerintah AS untuk memberikan stimulus tambahan dalam kerangka menyelamatkan para warga AS yang menganggur.

Mengutip CNBC, Selasa (4/8/2020), harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD 1.969,74 per ounce, setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi di USD 1.984,66 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS berkurang 0,1 persen menuju level USD 1.984,10 per ounce. best profit

"Pelemahan harga emas ini hanya masalah teknis karena sudah mendekati level USD 2.000 per ounce. Selain itu juga adanya aksi ambil untung dari penguatan dolar AS sehingga menyebabkan reli emas berhenti," jelas analis senior di RJO Futures, Bob Haberkorn.

"Saya pikir harga emas bisa melalui atau melewati USD 2.000 per ounce. Saat ini hanya menunggu momen yang tepat saja seperti peluang kesepakatan Undang-Undang Bantuan untuk yang terdampak Corona," tambah dia.

Harga emas telah melonjak 30 persen sepanjang tahun ini. Kenaikan harga emas ini didukung oleh suku bunga yang rendah dan stimulus yang cukup banyak dikeluarkan oleh beberapa bank sental di dunia, termasuk juga Bank Sentral AS. best profit

Langkah beberapa bank sentral beberapa negara mengeluarkan stimulus ini memiliki tujuan yang sama yaitu mencegah pelemahan ekonomi dunia yang bisa mengakibatkan resesi.

Membebani harga emas pada perdagangan hari Senin, indeks dolar AS melonjak 0,3 persen. Indeks dolar AS ini adalah indeks yang mengukur nilai tukar dolar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia.

Dengan kenaikan dolar AS ini, harga emas akan lebih mahal bagi mereka yang membelinya dengan mata uang di luar dolar AS. best profit

di luar itu, kasus virus Corona telah mencapai 18 juta secara global, dan kota-kota besar mengumumkan pembatasan baru untuk membatasi infeksi. Hal ini tentu saja akan mendorong harga emas karena investor akan mencari instrumen safe haven.

Harga emas masih akan terus melanjutkan kenaikan pada pekan ini. Analis dan pelaku pasar modal yakin bahwa harga emas masih akan terus melaju dan akan berada di atas level USD 2.000 per ounce.

Kebijakan stimulus yang dijalankan oleh beberapa negara akan mendorong kenaikan harga emas. Selain itu kebijakan suku bunga rendah juga ikut membantu harga emas terus mencetak rekor tertinggi. best profit

Namun, kemungkinan besar pada pekan ini harga emas akan mengalami tekanan sedikit karena adanya aksi ambil untung dari pelaku pasar. Harga emas telah mencetak kinerja terbaik dalam 8 tahun terakhir.

Mengutip Kitco, Senin (2/8/2020), Kepala Riset komoditas Commerzbank Eugen Weinberg mengatakan bahwa harga emas terlalu panas untuk terus berada di atas level USD 2.000 per ounce.

"Para pedagang sudah pasti akan menjalankan aksi ambil untung. Tetapi kebijakan moneter global akan menurunkan nilai mata uang dan membantu harga emas sepanjang sisa tahun ini," jelas dia. best profit

Direktur Pelaksana RBC Wealth Management George Gero menambahkan, dengan momentum yang kuat di pasar komoditas, sulit untuk melihat harga emas akan lebih rendah dalam waktu dekat.

"Saat ini emas adalah satu-satunya safe-haven bagi orang-orang. Sedangkan keseimbangan mata uang juga tengah terganggu," katanya.

Namun, dengan beberapa kali sempat menembus rekor tertingi, harga emas akan sulit dikendalikan. Orang perlu lebih berhati-hati dengan memilih kapan waktu yang tepat untuk membeli dan kapan untuk menjual. best profit

Sumber : Liputan6

Monday, August 3, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Masih akan Terus Cetak Rekor Tertinggi

Posted: 02 Aug 2020 06:06 PM PDT


Best Profit (8/3) - Harga emas masih akan terus melanjutkan kenaikan pada pekan ini. Analis dan pelaku pasar modal yakin bahwa harga emas masih akan terus melaju dan akan berada di atas level USD 2.000 per ounce.

Kebijakan stimulus yang dijalankan oleh beberapa negara akan mendorong kenaikan harga emas. Selain itu kebijakan suku bunga rendah juga ikut membantu harga emas terus mencetak rekor tertinggi.

Namun, kemungkinan besar pada pekan ini harga emas akan mengalami tekanan sedikit karena adanya aksi ambil untung dari pelaku pasar. Harga emas telah mencetak kinerja terbaik dalam 8 tahun terakhir. best profit

Mengutip Kitco, Senin (2/8/2020), Kepala Riset komoditas Commerzbank Eugen Weinberg mengatakan bahwa harga emas terlalu panas untuk terus berada di atas level USD 2.000 per ounce.

"Para pedagang sudah pasti akan menjalankan aksi ambil untung. Tetapi kebijakan moneter global akan menurunkan nilai mata uang dan membantu harga emas sepanjang sisa tahun ini," jelas dia.

Direktur Pelaksana RBC Wealth Management George Gero menambahkan, dengan momentum yang kuat di pasar komoditas, sulit untuk melihat harga emas akan lebih rendah dalam waktu dekat. best profit

"Saat ini emas adalah satu-satunya safe-haven bagi orang-orang. Sedangkan keseimbangan mata uang juga tengah terganggu," katanya.

Namun, dengan beberapa kali sempat menembus rekor tertingi, harga emas akan sulit dikendalikan. Orang perlu lebih berhati-hati dengan memilih kapan waktu yang tepat untuk membeli dan kapan untuk menjual. best profit

Kepala analis Blue Line Futures Phillip Streible merekomendasikan investor untuk membeli. Dia menambahkan bahwa koreksi pasar yang dangkal saat ini adalah indikasi kekuatan harga emas untuk kembali menguat.

"Saya pikir Anda tidak harus membeli saat berada di atas USD 2.000 per ounce. Cari waktu yang telah untuk membeli di kisaran USD 1.900 per ounce." kata dia.

Namun ada juga analis yang melihat harga emas akan jatuh pada pekan ini. "Harga emas secara mengejutkan bisa hancur dan berada di bawah level psikologis USD 2.000 per ounce pada minggu ini," kata analis senior di FXTM Lukman Otunuga. best profit

Sumber : Liputan6