Tuesday, May 12, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Pengangguran Membengkak, Harga Emas Diprediksi Menguat Sepanjang Pekan Ini

Posted: 11 May 2020 05:52 PM PDT

Best Profit (12/5) - Para analis dan pelaku pasar memperkirakan harga emas akan melambung tinggi sepanjang pekan ini. Hal tersebut didasari sentimen data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang buruk.
Dikutip dari Kitco, Senin (11/5/2020), Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa daftar gaji di luar pertanian untuk bulan April 2020 turun 20,5 juta. Sementara tingkat pengangguran melonjak menjadi 14,7 persen, level tertinggi sejak awal 1930.

"Ada banyak ketidakpastian dari rendahnya data tenaga kerja ini," jelas Co-Direktur Lindung Nilai Walsh Trading Sean Lusk. best profit

"Saya pikir kenaikan harga emas hanya masalah waktu. setidaknya bisa mencapai USD 1.750 per ounce dan bisa mencapai harga tertinggi untuk tahun ini," lanjutnya.

Enam dari 11 analis atau sebesar 55 persen memperkirakan bahwa harga emas akan bullish. Swedangkan tiga analis atau 27 persen mengatakan harga emas akan jatuh. Selain itu dua analis atau 18 persen netral. best profit

Sementara itu, 750 suara pelaku pasar ikut dalam jajak pendapat yang dilakukan Kitco. Dari jumlah tersebut sebanyak 502 pelaku pasar atau 67 persen menyatakan harga emas akan naik.

Sedangkan 139 pelaku pasar atau 19 persen menyatakan bahwa harga emas akan mengalami tekanan. Di luar itu, sebanyak 109 orang atau 15 persen netral.

Dalam survei untuk minggu lalu, sebagian besar analis dan pelaku pasar memperkirakan harga emas akan naik. Sedangkan pada perdagangan Jumat lalu harga emas Comex untuk pengiriman Juni 1,6 persen lebih tinggi menjadi USD 1,727.90 per ounce. best profit

Editor Eureka Miner Richard Baker mengatakan, mayoritas pelaku pasar yakin bahwa harga emas bakal naik lagi. Dia berkomentar, hilangnya 20,5 juta pekerjaan pada bulan April lebih baik daripada yang diperkirakan yaitu sebesar 21,5 juta. Namun angka tersebut tetap buruk.

Pada perdagangan pekan lalu, penurunnya ketegangan antara AS dengan China dan juga dilonggarkannya aturan lockdown di beberapa negara membuat beberapa investor mengumpulkan kembali aset-aset berisiko. Namun menurutnya tindakan tersebut sedikit terburu-buru. best profit

Direktur RBC Wealth Management George Gero juga memperkirakan harga emas akan naik pada pekan ini setelah angka pekerjaan memburuk.

Analis teknis senior dengan Kitco Jim Wyckoff, mengatakan bahwa harga emas masih tetap bullish pada grafik teknis. "Aksi harga minggu ini akan mengalami sedikit kenaikan," tambahnya. best profit

Sumber : Liputan6

Monday, May 11, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Tetap Menguat Meski Jumlah Pengangguran di AS Bertambah

Posted: 10 May 2020 04:24 PM PDT

Best Profit (11/5) - Bursa saham AS menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) dan mencatat kenaikan kuat selama sepekan, setelah data rekor hilangnya pekerjaan akibat krisis Virus Corona  (COVID-19) sedikit lebih rendah daripada yang dikhawatirkan.

Seperti dikutip dari Antara, Sabtu (9/5/2020), Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 455,43 poin atau 1,91 persen, menjadi ditutup di 24.331,32 poin. Indeks S&P 500 meningkat 48,61 poin atau 1,69 persen, menjadi berakhir di 2.929,80 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 141,66 poin atau 1,58 persen, menjadi 9.121,32 poin.

Nasdaq membukukan kenaikan harian kelima beruntun, terpanjang sejak Desember 2019. best profit

Semua 11 sektor utama S&P 500 menguat dengan sektor energi berakhir melonjak 4,34 persen melampaui sektor-sektor lainnya. Sektor industri dan material masing-masing terangkat sebesar 2,5 persen dan 2,4 persen, juga berada di antara yang berkinerja terbaik.

Sementara itu, Indeks Volatilitas CBOE, yang dikenal sebagai pengukur rasa takut Wall Street, turun 3,46 poin menjadi 27,98, penutupan pertama di bawah 30 sejak 26 Februari.

Ekonomi AS kehilangan 20,5 juta pekerjaan pada April, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Jumat (8/5/2020). Para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan daftar penggajian (payrolls) turun 22 juta, tetapi penurunan itu masih menandai kejatuhan paling tajam sejak Depresi Hebat. best profit

"Sulit untuk menyebut laporan pekerjaan, yang merupakan hal yang ditunggu semua orang, apa pun kecuali bencana total, tetapi relatif terhadap ekspektasi Anda dapat melihat beberapa sisi terang di sana," kata Kepala Strategi Investasi Nuveen, Brian Nick, menunjuk pada sejumlah besar PHK sementara.

"Kecuali untuk kepanikan awal pada Maret, secara umum pasar mengabaikan sebagian besar data ekonomi dan lebih melihat data terkait COVID-19," kata Nick.

Pasar keuangan pada Kamis (7/5/2020) mulai memperhitungkan lingkungan suku bunga negatif AS untuk pertama kalinya, ketika investor bergulat dengan konsekuensi ekonomi dari wabah Virus Corona baru (COVID-19). best profit

Saham-saham telah melakukan rebound tajam sejak akhir Maret dari aksi jual Virus Corona, dibantu oleh stimulus moneter dan fiskal besar-besaran. Nasdaq yang padat teknologi pada Kamis (7/5/2020) menghapus penurunan 2020 dan menjadi positif untuk tahun ini.

Investor sekarang mengamati upaya sejumlah negara untuk memicu ekonomi mereka dengan mengurangi pembatasan yang diberlakukan untuk memerangi wabah tersebut.

"Orang-orang memperhatikan dengan seksama untuk melihat bagaimana proses pembukaan kembali ini bekerja," kata Kepala Strategi Pasar Truist/SunTrust Advisory Services, Keith Lerner. best profit

"Pada batasnya, Anda mulai mendengar bisnis mengatakan bahwa segala sesuatu mulai terlihat lebih baik dari tingkat depresi."

Optimisme untuk pasar juga didorong oleh berita bahwa AS dan perwakilan perdagangan China membahas kesepakatan perdagangan Fase 1 mereka, dengan China mengatakan mereka setuju untuk meningkatkan atmosfer untuk penerapannya. best profit

Sumber : Liputan6

Friday, May 8, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Melonjak 2 Persen Dipicu Naiknya Angka Pengangguran

Posted: 07 May 2020 11:16 PM PDT

Best Profit (8/5) - Harga emas melonjak 2 persen pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta). lonjakan ini terjadi setelah keluarnya beberapa data ekonomi Amerika Serikat (AS), yang melemah.
Salah satu data yang membuat harga emas menguat adalah angka pengangguran di AS yang mengalami lonjakan di luar perkiraan.

Mengutip CNBC, Jumat (8/5/2020), harga emas di pasar spot naik 2,1 persen menjadi USD 1,720.36 per ounce, setelah sebelumnya mencapai tertinggi lebih dari satu minggu di USD 1.721,76 per ounce. best profit

Sedangkan harga emas berjangka AS menetap 2,2 persen lebih tinggi ke level USD 1.725,80 per ounce.
"AS mengeluarkan angka pengangguran yang ternyata cukup tinggi. Itu memberikan sinyal ekonomi masih melemah dan membuat orang mencari instrumen penyelamat seperti emas, "kata Kepala Analis U.S. Global Investors, Michael Matousek.

Jutaan orang AS mencari tunjangan pengangguran pekan lalu, menunjukkan PHK meluas dari industri. Bahkan hal ini terjadi meskipun banyak negara bagian sudah mulai dibuka kembali bisnis atau melonggarkan aturan lockdown. best profit

Data dari otoritas AS yang dikeluarkan pada Kamis menunjukkan bahwa produktivitas pekerja turun pada laju tercepat dalam lebih dari empat tahun pada kuartal I 2020.

Sejumlah data ekonomi yang suram telah mendukung ekspektasi langkah-langkah stimulus lebih banyak dari bank sentral dan pemerintah di seluruh dunia untuk meredam kerusakan ekonomi akibat virus Corona. best profit
Bank of England mengatakan bahwa Inggris dapat menuju kemerosotan ekonomi terbesar dalam lebih dari 300 tahun karena lockdown untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Juga dengan jumlah kasus Corona yang meningkat selama beberapa hari terakhir, orang-orang mulai mempertanyakan pembukaan kembali negara-negara bagian AS karena mereka khawatir tentang peningkatan tingkat infeksi," tambah Matousek. best profit

Sebelumnya, harga emas telah berhasil kembali ke level USD 1.700 per ons pada perdagangan Jumat pekan lalu ketika Presiden AS Donald Trump menaikkan tekanan geopolitik dengan mengancam tarif baru terhadap China atas krisis virus Corona.

Namun, untuk pekan lalu emas turun lebih dari 1,5 persen. Meski demikian, para analis yakin bahwa logam mulia akan bergantung pada meningkatnya ketegangan geopolitik dan data ekonomi yang lebih buruk minggu ini. best profit

Dikutip dari Kitco, pada Senin 4 Mei 2020, Pakar Logam Gainesville Coins, Everett Millman mengatakan yang harus diwaspadai pada minggu ini adalah ketegangan AS-China dengan pasar yang mengincar potensi eskalasi dari kedua belah pihak.

"Itu benar-benar sesuatu yang seharusnya ada di radar semua orang karena itu bisa menjadi sangat buruk dengan sangat cepat," katanya.

"Jauh sebelum coronavirus, faktor ekonomi makro dan geopolitik besar untuk harga emas adalah perang dagang antara AS dan Cina. Jadi, jika ketegangan itu meningkat lagi, kita bisa kembali ke penggerak utama pasar global, terutama jika China membalas secara retoris melawan AS,"  lanjut dia.

Trump mengatakan kepada wartawan pada Kamis pekan lalu bahwa perjanjian perdagangan fase-satu dengan China sekarang menjadi sekunder dari pandemi virus corona karena mengancam tarif baru terhadap Beijing. best profit

"Kami menandatangani kesepakatan perdagangan di mana mereka seharusnya membeli, dan mereka sebenarnya telah membeli banyak. Tapi itu sekarang menjadi sekunder dari apa yang terjadi dengan virus," kata Trump.

Sementara itu, Kepala strategi pasar Blue Line Futures Phillip Streible mengatakan dirinya masih optimis dengan pergerakan harga emas.

"Saya pikir USD 1.700 adalah zona nilai yang baik. Saya benar-benar ingin melihat pasar menahan (harga emas) USD 1.660," ungkap dia. best profit

Sumber : Liputan6

Wednesday, May 6, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Mulai Nyaman di USD 1.700 per Ounce

Posted: 06 May 2020 05:22 AM PDT

Best Profit (7/5) - Harga emas stabil di atas USD 1.700 per ounce pada hari Selasa. Hal ini karena langkah-langkah stimulus global besar-besaran untuk meredakan pukulan ekonomi dari pandemi corona virus mengimbangi peningkatan sentimen risiko di balik pelonggaran lockdown di beberapa negara.

Dikutip dari laman CNBC, Rabu (6/5/2020), harga emas di pasar spot naik 0,2 persen pada USD 1,705.57 per ounce. Emas berjangka AS ditutup turun 0,2 persen pada USD 1,710.60.

"Ada banyak stimulus yang melambat di sekitar sistem, bank sentral akan menjadi sangat mudah untuk menurunkan suku bunga menjadi nol untuk mungkin di akhir tahun dan pasar saham sangat fluktuatif," kata Edward Meir, analis di ED&F Man Capital Markets. best profit

Namun, optimisme dengan beberapa ekonomi global dibuka, bisa berarti suku bunga akan bergerak sedikit lebih tinggi. Hal ini nsntinya akan memperkuat dolar dan menekan emas.

Pandemi, yang telah menghancurkan pertumbuhan di seluruh dunia dan mendorong pemerintah untuk melepaskan langkah-langkah fiskal dan moneter untuk membatasi kerusakan ekonomi, telah menginfeksi sekitar 3,6 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 250.000 jiwa. best profit

Emas cenderung mendapat manfaat dari langkah-langkah stimulus luas dari bank sentral karena secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

"Harga emas terus mempermainkan level $ 1.700 / ons. Pelonggaran kuantitatif dan stimulus fiskal yang belum pernah terjadi sebelumnya telah memberikan latar belakang positif untuk emas, tetapi pasar fisik sangat lemah," kata analis Standard Chartered mengatakan dalam sebuah catatan. best profit

Sementara itu, pasar saham, menghentikan penurunan beruntun selama tiga hari dan harga minyak berada dalam kenaikan terpanjang dalam sembilan bulan.

Italia dan Amerika Serikat adalah di antara beberapa negara untuk sementara meredakan lockdown pada hari Senin. best profit

Juga membatasi daya tarik emas adalah dolar yang kuat.

Pelaku pasar juga mengawasi kenaikan tensi China-AS. Ketegangan, dengan Presiden Donald Trump mendesak Cina untuk transparan tentang asal-usul wabah virus corona baru. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Bursa Eropa Bergerak Naik Seiring Pembukaan Ekonomi Bertahap

Posted: 05 May 2020 04:54 PM PDT

Best Profit (6/5) - Bursa Saham Eropa diperdagangkan lebih tinggi pada hari Selasa (05/05) seiring mulai dilakukan pembukaan ekonomi secara bertahap di Eropa dan sekitarnya.

Indeks Stoxx 600 naik 1,4% pada sore hari, saham minyak dan gas melonjak 5,2% untuk memimpin kenaikan karena semua sektor dan bursa utama diperdagangkan di wilayah positif.

Indeks FTSE naik 1,73%. Indeks DAX naik 1,86%. Indeks CAC menguat 2%. best profit

Pasar Eropa sangat memperhatikan perkembangan coronavirus dan pencabutan pembatasan di banyak negara di kawasan ini, sambil mengawasi data. Lebih dari 251.000 orang di seluruh dunia telah meninggal akibat Covid-19 dan lebih dari 3,6 juta orang telah terinfeksi, menurut data dari Johns Hopkins University.

Pengadilan tinggi Jerman pada hari Selasa menetapkan bahwa program pembelian obligasi pemerintah Bank Sentral Eropa sebagian melanggar hukum. Program pelonggaran kuantitatif, yang berjalan antara 2015 dan 2018 dan dipulihkan akhir tahun lalu, dirancang untuk menopang perekonomian zona euro dengan menjaga biaya pinjaman tetap rendah. best profit

Namun, keputusan itu tidak akan memengaruhi tindakan pembelian obligasi darurat yang dilakukan oleh ECB untuk mengurangi dampak pandemi coronavirus.

Dalam hal pendapatan perusahaan, BNP Paribas melaporkan laba bersih sebesar 1,3 miliar euro ($ 1,42 miliar) untuk tiga bulan pertama tahun ini, turun 33% dari periode yang sama pada tahun 2019. Saham pemberi pinjaman Prancis memangkas kembali kenaikan sebelumnya tetapi masih naik 1% dalam perdagangan sore. best profit

Total membukukan laba bersih kuartal pertama sebesar $ 1,8 miliar, turun 35% dari tahun lalu tetapi melebihi ekspektasi analis dan mengirim saham utama minyak itu 6% lebih tinggi.

Di puncak Stoxx 600, perusahaan bahan bakar fosil Spanyol Repsol melonjak 9% sementara perusahaan pengiriman makanan Jerman Hellofresh naik lebih dari 8%.

Di ujung lain dari patokan Eropa, pengecer perjalanan Swiss Dufry turun 8%. best profit

Sumber : Vibiznews

Tuesday, May 5, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Bursa Wall Street Awal Pekan Diuntungkan Kekuatan Saham Teknologi dan Minyak

Posted: 04 May 2020 04:25 PM PDT

Best Profit (5/5) - Bursa saham Amerika Serikat awal pekan berhasil mencetak keuntungan setelah selama 2 hari perdagangan sebelumnya alami kerugian yang cukup signifikan. Mengakhiri perdagangan yang volatile pada Selasa  (05/05/2020), 3 indeks utama Wall Street naik ke zona hijau setelah awal sesi jatuh ke posisi terendah 2 pekan.

Dari 3 indeks tersebut, Nasdaq yang mendapat keuntungan besar oleh lonjakan saham-saham teknologi seperti Apple, Microsoft, Amazon dan Netflix. Sehingga indeks Nasdaq melonjak 105,77 poin atau 1,2 persen menjadi 8.710,71, indeks S&P 500 naik 12,03 poin atau 0,4 persen menjadi 2.842,74 dan indeks Dow naik 26,07 poin atau 0,1 persen menjadi 23.749,76. best profit

Kelemahan awal di Wall Street datang di tengah kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan antara AS dan China setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengklaim pada hari Minggu ada sejumlah besar bukti bahwa virus corona baru berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan. Kemudian dibantah dalam sebuah editorial China Global Times dengan menggertak Amerika Serikat untuk memberikan bukti.  Presiden Donald Trump sebelumnya mengindikasikan dia mempertimbangkan untuk mengenakan tarif dagang pada China.

Tekanan jual bertambah oleh anjloknya saham maskapai penerbangan setelah  seorang miliarder dunia Warren Buffett mengatakan ia telah menjual seluruh posisi ekuitasnya di 4 saham perusahaan industri penerbangan terbesar seperti United Airways, American Airways, Southwest Airways dan Delta Airlines. best profit

Tekanan jual berkurang tak lama setelah dimulainya perdagangan, dengan rebound oleh saham di Nasdaq setelah akhir pekan lalu dikecewakan oleh laporan kuartalan dari Amazon dan Apple. Kemudian saham energi menyusul membantu kekuatan Wall Street merespon rally harga minyak mentah untuk sesi keempat beruntun.

Melihat pergerakan saham secara sektoral, rally saham energi membuat  NYSE Arca Oil Index melonjak sebesar 4,2 persen, Philadelphia Oil Service Index melonjak 4,1 persen dan NYSE Arca Natural Gas Index melonjak 2,6 persen. best profit

Kekuatan substansial juga muncul di antara saham bioteknologi, sebagaimana tercermin oleh lonjakan 3,3 persen oleh NYSE Arca Biotechnology Index. Kemudian disusul oleh kenaikan saham  perangkat lunak dan ritel.

Saham emas juga bergerak lebih tinggi seiring dengan kenaikan harga logam mulia, namun terjadi pergerakan sebaliknya pada saham  saham transportasi  hingga menyeret Dow Jones Transportation Average turun 2 persen. best profit

Sumber : Vibiznews

Monday, May 4, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Saham Amazon Jatuh, Dow Jones Anjlok Lebih dari 600 Poin

Posted: 03 May 2020 04:44 PM PDT

Best Profit (4/5) - Saham-saham di Amerika Serikat (AS) merosot pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta). Saham Amazon yang memimpin indeks utama turun di hari pertama bulan Mei.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (2/5/2020), Dow Jones Industrial Average turun 622,03 poin atau 2,5 persen ke 23.723,69 karena Dow Inc dan Exxon Mobil masing-masing turun lebih dari 7 persen.

Kemudian, S&P 500 turun 2,8 persen menjadi 2.830,71 dengan staples konsumen dan saham komunikasi yang memimpin indeks pasar turun. Nasdaq Composite juga ditutup 3,2 persen lebih rendah ke 8.604,95 karena sejumlah saham perusahaan teknologi besar jatuh. best profit

Tech titan Amazon memimpin penurunan saham sebesar 7,6 persen setelah mengumumkan rencana untuk menghabiskan semua keuntungan di kuartal kedua terkait dengan virus corona. Raksasa e-commerce ini juga membukukan laba kuartal I yang meleset dari ekspektasi analis.

Apple melaporkan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi analis, tetapi pertumbuhan pendapatannya tetap datar. Facebook dan Alphabet juga turun masing-masing 1,2 persen sementara Netflix turun 1,1 persen. best profit

Baik Apple dan Amazon menjadi perusahaan-perusahaan yang memimpin bangkitnya S&P 500 dari posisi terendah pada akhir Maret dan menjadi dua perusahaan terbaik di bulan April. Amazon menguat hampir 27 persen pada bulan April, sementara Apple melonjak 15,3 persen.

Kemungkinan pertikaian lain antara China dan AS juga menekan saham setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan Cina akan bertanggung jawab atas virus korona. best profit

"Tidak ada pertanyaan tentang itu. Bagaimana, kapan, di mana, dan mengapa, saya akan menyerahkannya kepada Presiden, "kata Kudlow kepada CNBC.

Komentar itu muncul setelah Presiden Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia curiga virus itu berasal dari sebuah laboratorium di China, tetapi tidak menawarkan bukti untuk mendukung klaim itu. Ketegangan antara China dan AS telah diatasi sejak kedua belah pihak mencapai kesepakatan perdagangan fase satu pada akhir Januari.

"Ini telah terjadi selama beberapa hari terakhir ... jadi ada ketakutan akan terjadi perang dagang lain di tengah-tengah semua ini," kata James Ragan, direktur penelitian manajemen kekayaan di D.A. Davidson. best profit

Sumber : Liputan6

Friday, May 1, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Turun 1,6 Persen di Tengah Upaya Perbaikan Ekonomi Global

Posted: 30 Apr 2020 07:29 PM PDT

Best Profit (1/5) - Harga emas jatuh pada perdagangan Kamis (Jumat waktu Jakarta). Namun harga emas ini masih berada dalam bulan terbaiknya sejak Agustus 2019 lalu berkat sejumlah stimulus guna membendung kerusakan ekonomi yang disebabkan oleh wabah virus corona (COVID-19).

Dikutip dari CNBC, Jumat (1/5/2020), harga emas di pasar spot turun 1,6 persen menjadi USD 1.683,72 per ounce, setelah mencapai titik terendah sejak 22 April di USD 1.680,25. Sedangkan harga emas berjangka AS menetap 1,1 persen pada 1.694,20.

Sepanjang April, harga emas naik lebih dari 7 persen setelah mencapai USD 1.746,50 per ons pada 14 April, tertinggi lebih dari tujuh tahun. best profit

"Kekhawatiran tentang virus tampaknya sedikit surut karena lebih banyak negara membuka dan melonggarkan pembatasan," kata Edward Meir, Analis di ED&F Man Capital Markets.

Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan Inggris sekarang melewati puncak wabah virus corona dan berjanji untuk menetapkan strategi untuk menghentikan lockdown minggu depan, bergabung dengan ekonomi lain seperti Amerika Serikat, Selandia Baru dan Australia secara bertahap mengurangi pembatasan. best profit

Pada hari Rabu, The Fed mempertahankan suku bunga mendekati nol dan berjanji untuk memperluas program darurat yang diperlukan untuk membantu ekonomi yang terpukul.

Data menunjukkan jutaan lebih banyak orang Amerika mengajukan klaim untuk tunjangan pengangguran pekan lalu, menunjukkan PHK menyebar ke industri yang awalnya tidak secara langsung dipengaruhi oleh penutupan bisnis dan gangguan yang berkaitan dengan coronavirus.

"Klaim pengangguran jelas mungkin salah satu indikator ekonomi paling dramatis tentang bagaimana kita telah dipengaruhi oleh virus corona dan saya tidak melihat klaim pengangguran itu berbalik dengan cepat begitu kita mulai membuka kembali," kata David Meger, direktur logam berdagang di High Ridge Futures. best profit

Untuk logam mulia lainnya, perak tergelincir 3,1 persen menjadi USD 14,89 per ons dan berada dalam kenaikan bulanan terbesar sejak Oktober.

Palladium naik 2 persen menjadi USD 1.974,97 per ons, tetapi berada di jalur untuk penurunan bulanan terbesar sejak November 2015. Sedangkan Platinum stabil di USD 774,88 dan siap untuk kenaikan bulanan pertama dalam empat. best profit

Sumber : Liputan6