Thursday, April 9, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Naik Tipis Tunggu Hasil Pertemuan The Fed

Posted: 08 Apr 2020 08:22 PM PDT

Best Profit (9/4) - Harga emas bertahan relatif stabil pada akhir perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta), ketika investor menunggu hasil dari pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang diharapkan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang langkah-langkah stimulus di tengah peningkatan cepat kasus virus corona

Dikutip dari Antara, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Bursa Comex naik tipis 0,6 dolar AS atau 0,04 persen ke level 1.684,3 dolar AS per ounce. Sementara harga Emas berjangka turun 10,2 dolar AS atau 0,6 persen menjadi 1.683,7 dolar AS per ounce sehari sebelumnya.

Emas berjangka naik karena para pedagang masih fokus pada virus corona dan berita ekonomi terkait virus mendorong permintaan safe haven menjelang rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) beberapa menit setelah penutupan pasar. best profit

Pada Senin (6/4/2020) emas berjangka melonjak 48,2 dolar AS atau 2,93 persen menjadi 1.693,9 dolar AS, memperpanjang keuntungan akhir pekan lalu.

"Ketika negara-negara dan pemerintah federal merangsang ekonomi mereka dengan mengguyur uang, program-program stimulus - ini adalah mesin cetak persediaan uang, yang secara umum adalah lingkungan sangat menguntungkan bagi emas," kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.
Saham-saham Wall Street naik di tengah harapan wabah virus corona di Amerika Serikat mendekati puncaknya danekspektasi bahwa Kongres akan mendorong lebih banyak bantuan untuk ekonomi yang terpukul. best profit

Fokus sekarang bergeser ke risalah pertemuan terbaru The Fed pada pukul 18.00 GMT.
"Tentu, kita semua akan sangat tertarik melihat di mana The Fed berada di jalur suku bunga mereka. (Tapi) saya pikir kitalebih fokus pada rencana stimulus fiskal dibandingkan dengan rencana stimulus moneter," kata Meger.

Pandemi telah menginfeksi lebih dari 1,38 juta orang di seluruh dunia dan 81.451 telah meninggal, menurut penghitungan Reuters.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (7/4/2020) bahwa Amerika mungkin mencapai puncak "kurva" wabah virus corona dan menegaskan bahwa dia ingin mendapatkan ekonomi AS segera dibuka kembali. best profit

"AS dan Eropa berharap model-model menyarankan minggu depan akan menjadi yang terburuk, mengenai infeksi virus baru, adalah benar, dan bahwa kurva akan memuncak untuk mereka," analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff mengatakan dalam sebuah catatan.

"Secara teknis, bullish emas memiliki keunggulan teknis jangka pendek yang kuat secara keseluruhan di tengah tren kenaikan harga di tempat ... yang sangat menunjukkan jalur resistensi setidaknya untuk harga akan tetap menyamping hingga lebih tinggi untuk setidaknya dalam waktu dekat dan mungkin lebih lama."
Pelaku pasar juga mengincar pertemuan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya pada Kamis, yang dapat menghasilkan penurunan produksi lebih lanjut guna menopang harga minyak yang telah jatuh. best profit

Investor juga menunggu beberapa laporan termasuk klaim pengangguran mingguan, indeks harga produsen, indeks sentimen konsumen, dan persediaan grosir pada Kamis (9/4/2020), bersama dengan indeks harga konsumen pada Jumat (10/4/2020).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 27,5 sen atau 1,78 persen, menjadi ditutup pada 15,205 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 11,4 dolar AS atau 1,53 persen, menjadi menetap pada 733,6 dolar AS per ounce. best profit

Sumber : Liputan6

Wednesday, April 8, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Ditutup Turun Akibat Ketakutan Investor akan Jatuhnya Pasar Saham AS

Posted: 07 Apr 2020 06:03 PM PDT

Best Profit (8/4) - Saham-saham di Wall Street ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu waktu Jakarta), karena momentum pasar menurun pada akhir sesi.

Penguapan sebuah reli pada pada menit-menit jelang penutupan menunjukkan bahwa banyak investor takut pasar saham AS terancam jatuh kembali karena ketidakpastian seputar pandemi Virus Corona.
Dikutip dari Antara, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 26,13 poin atau 0,12 persen dan ditutup di level 22.653,86 poin. Indeks S&P 500 turun 4,27 poin atau 0,16 persen, menjadi berakhir di 2.659,41 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 25,98 poin atau 0,33 persen, menjadi 7.887,26 poin. best profit

Dipicu oleh tanda-tanda awal dari wabah mulai stabil di beberapa titik panas AS, termasuk negara bagian New York, S&P 500 diperdagangkan naik 3,5 persen selama sesi, hanya untuk kehilangan kekuatan tajam pada sore hari dan berakhir turun 0,16 persen. Namun, indeks tetap naik 19 persen dari level terendah 23 Maret.

Sebagian besar pemulihan Wall Street baru-baru ini adalah berkat paket stimulus 2 triliun yang bertujuan merangsang ekonomi karena banyak negara berhibernasi untuk memperlambat penyebaran Virus Corona. best profit

Namun, banyak investor tetap skeptis bahwa kenaikan Wall Street baru-baru ini merupakan awal dari pemulihan berkelanjutan.

Scott Wren, Ahli Strategi Ekuitas Global Senior di Wells Fargo Investment Institute di St. Louis, adalah di antara banyak investor yang skeptis tentang kekokohan reli baru-baru ini.

"Anda masih rentan. Katakanlah berita virus berubah menjadi lebih buruk. Pasar tidak akan menyukainya. Atau pemerintah tidak bisa mendapatkan stimulus fiskal ke tangan bisnis dengan cukup cepat, itu akan menjadi masalah," Wren memperingatkan seperti dikutip oleh Reuters. best profit

Di sisi data, kepercayaan pemilik usaha kecil terhadap ekonomi AS turun paling besar pada Maret ketika wabah virus corona menghancurkan perekonomian, menurut Federasi Nasional Bisnis Independen (NFIB).
Indeks Optimisme Bisnis Kecil NFIB turun 8,1 poin pada Maret menjadi 96,4, penurunan bulanan terbesar dalam sejarah survei, kelompok itu mengatakan Selasa (7/4/2020) dalam sebuah laporan. best profit

Investor juga mencerna berita terbaru tentang pandemi COVID-19. Pada Selasa sore (7/4/2020), lebih dari 386.000 kasus yang dikonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat, dengan 12.285 kematian, menurut data dari Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Universitas Johns Hopkins.

Tiga indeks utama Wall Street ditutup melonjak lebih dari tujuh persen pada Senin (6/4/2020), setelah penurunan jumlah kematian harian di New York, pusat Virus Corona terbesar di Amerika Serikat, memicu optimisme pendataran kurva dari pandemi semakin dekat. best profit

Sumber : Liputan6

Tuesday, April 7, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Melonjak karena Pertumbuhan Kasus Baru Corona di AS Menurun

Posted: 06 Apr 2020 05:36 PM PDT

Best Profit (7/4) - Wall Street melonjak pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta), berbalik arah dari penurunan yang cukup tajam pada perdagangan pekan sebelumnya. Pertumbuhan kasus Corona baru di AS yang melambat menjadi sentimen pendorong bursa saham di Amerika Serikat (AS) tersebut.

Mengutip CNBC, Selasa (7/4/2020), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 1.627,46 poin lebih tinggi atau naik 7 persen ke level 22.679,99. Untuk Indeks S&P 500 naik 7 persen menjadi 2.663,68. sementara Nasdaq Composite melonjak 7,3 persen menjadi 7.913,24.

Rata-rata indeks utama di Wall Street menguat ke level tertinggi di menit terakhir sesi, dengan Dow Jones secara singkat diperdagangkan lebih dari 1.700 poin lebih tinggi. best profit

Saham Boeing naik lebih dari 19 persen dan memimpin penguatan di indeks Dow Jones. Raytheon Technologies, American Express dan Visa masing-masing naik lebih dari 11 persen.

Sedangkan kenaikan indeks S&P 500 dipimpin oleh sektor utilitas, kebijakan konsumen, dan teknologi, yang semuanya ditutup lebih dari 7 persen. Saham ritel seperti Nordstrom, Kohl dan Macy juga naik tajam. best profit

Investor percaya diri didorong oleh data yang menunjukkan perlambatan dalam jumlah kasus virus Corona di AS. Meskipun masih dini untuk menyimpulkan terjadi penurunan tetapi diharapkan tren penurunan ini terus berlanjut.

Menurut data terbaru dari Johns Hopkins, ada sekitar 30.000 kasus baru pada Kamis pekan lalu, 32.100 kasus pada hari Jumat, 33.260 kasus pada hari Sabtu, dan kemudian melambat menjadi hanya 28.200 kasus baru pada hari Minggu. best profit

Pemerintahan Trump mencatat pada hari Minggu ada tanda-tanda stabilisasi di rumah sakit. Hal tersebut membantu mengangkat sentimen Wall Street pada hari Senin.

Sementara itu, Negara Bagian New York melaporkan 594 kasus kematian akibat virus Corona pada hari Minggu. Sedangkan pada Sabtu tercatat 630 kasus. Artinya terdapat penurunan harian pertama dalam kematian terkait virus Corona.

Kepala analis Fundstrat Tom Lee menjelaskan, kasus infeksi baru dan kematian di New York kemungkinan terus melonjak. Namun melihat data terbaru ada nafas segar sehingga para pelaku pasar melakukan aksi beli. best profit

Perlambatan tingkat kematian di Eropa juga memberikan harapan bahwa AS akan segera mencapai puncaknya dengan adanya langkah sosial untuk menjaga jarak.

Pekan lalu, rata-rata indeks utama di Wall Street mencatat penurunan. Dow Jones turun 2,7 persen. Sementara S&P 500 kehilangan 2,1 persen. Nasdaq Composite ditutup minggu lalu turun 1,7 persen.
Bursa saham jauh di level positif pasar karena kekhawatiran atas wabah Corona telah hampir membuat ekonomi global resesi dan telah mengurangi sentimen positid di pasar saham karena kemungkinan besar perusahaan sulit berkembang. best profit

Sumber : Liputan6

Monday, April 6, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Wall Street Anjlok Karena Lonjakan Pengangguran di AS Akibat Corona

Posted: 05 Apr 2020 06:00 PM PDT

Best Profit (6/4) - Saham-saham di bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street jatuh pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta). Ini menutup pekan perdagangan yang bergejolak, ditekan oleh lonjakan kematian terkait virus corona di New York. Sementara investor mencerna laporan pekerjaan AS yang suram.

Dikutip dari CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 360,91 poin, atau 1,7 persen menjadi 21.052,53. S&P 500 turun 1,5 persen menjadi 2.488,65. Nasdaq Composite juga amblas 1,5 persen dan ditutup pada 7.373,08.

Wall Street membukukan penurunan mingguan ketiga. Dow kehilangan 2,7 persen minggu ini sementara S&P 500 turun 2,1 persen. Nasdaq berakhir pekan dengan turun 1,7 persen. best profit

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan kematian akibat virus corona di negara bagian itu naik 562 kematian dalam 24 jam menjadi lebih dari 2.900 kemarian. Hal tersebut menjadi peningkatan terbesar hingga saat ini.

Cuomo menambahkan kurva kasus yang dikonfirmasi terus naik. Tercatat sekarang ada lebih dari 100 ribu kasus di negara bagian New York. best profit

"Ini masih terasa seperti sesuatu yang sedang kita tuju, bukan keluar. Kita bisa melihat cahaya di belakang kita, tetapi tidak di depan kita," kata Brian Nick, Kepala Strategi Investasi di Nuveen.

"Skenario terbalik menghilang dengan sangat cepat dan kasus dasar semakin buruk," lanjut dia.
Ada lebih dari 261 ribu infeksi yang dikonfirmasi di Amerika Serikat dan lebih dari 6.600 kematian akibat COVID-19, menurut data dari Johns Hopkins University. Secara global, lebih dari 1 juta kasus telah dikonfirmasi. best profit

Anjloknya bursa saham di Negeri Paman Saham juga dipengaruhi oleh data tenaga kerja AS. Angka pekerja yang digaji perusahaan (payroll) di AS turun sebesar 701 ribu pada Maret lalu.
Ini menandai laporan pekerjaan terburuk sejak 2009, sementara tingkat pengangguran melonjak menjadi 4,4 persen.

Namun, laporan itu gagal menangkap sepenuhnya pukulan ekonomi berkelanjutan dari wabah virus corona. Pada hari Kamis, Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim pengangguran melonjak dengan rekor 6,6 juta per 27 Maret. best profit

Sumber : Liputan6

Friday, April 3, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Harga Emas Naik Lebih dari 1 Persen Usai Data Pengangguran AS Cetak Rekor

Posted: 02 Apr 2020 06:16 PM PDT

Best Profit (3/4) - Harga emas melonjak lebih dari 1 persen pada hari Kamis. Ini karena rekor tinggi klaim pengangguran AS untuk minggu kedua berturut-turut mengintensifkan kekhawatiran kerusakan ekonomi akibat virus corona dan mendorong investor menuju logam safe-haven.

Diktup dari CNBC, JUmat (3//4/2020), harga emas spot naik 1,7 persen menjadi USD 1,617.60 per ounce. Sementara emas berjangka AS naik 3,3 persen menjadi USD 1,643.20.

"Kenyataan dari itu (angka klaim pengangguran) diatur bersama dengan ekuitas mulai berubah lebih rendah, Anda mendapatkan beberapa putaran baru pembelian safe-haven di emas," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures. best profit

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran naik dua kali lipat dari minggu lalu ke rekor tertinggi 6,65 juta. Karena lebih banyak memberlakukan tindakan tetap di rumah untuk mengekang virus corona.
Indeks saham AS jatuh setelah kenaikan eksplosif dalam klaim pengangguran AS. best profit

"Semakin lama hal ini diseret, semakin buruk situasinya dalam jangka panjang. Emas adalah aset yang harus dilakukan dengan baik melalui semua turbulensi ini, semua uang yang dicetak untuk memerangi dampak virus dan suku bunga turun menjadi nol," kata Haberkorn.

Pandemi telah menginfeksi lebih dari 935 ribu orang di seluruh dunia dan menewaskan 46.906, dan memaksa negara-negara untuk memastikan pembatasan dan penguncian untuk memerangi wabah tersebut. best profit

"Kami berpikir bahwa emas kemungkinan akan terus memainkan peran penting dalam alokasi investor selama beberapa bulan ke depan mengingat semua turbulensi. Namun, volatilitas akan tetap cukup tinggi," kata Edward Meir, analis di ED&F Man Capital Markets dalam sebuah catatan.

"Tanda-tanda kelemahan ekonomi yang berkepanjangan dan langkah-langkah stimulus yang semakin agresif yang dilakukan oleh pemerintah dan bank sentral menjadi dasar pergerakan harga emas," tambahnya. best profit

Pandemi telah menginfeksi lebih dari 935 ribu orang di seluruh dunia dan menewaskan 46.906, dan memaksa negara-negara untuk memastikan pembatasan dan penguncian untuk memerangi wabah tersebut. best profit

Sumber : Liputan6

Thursday, April 2, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Data Ekonomi AS Suram Picu Harga Emas Menguat

Posted: 01 Apr 2020 05:53 PM PDT

Best Profit (2/4) - Harga emas berkilau seiring langkah investor yang kembali memburu aset safe haven usai ekonomi AS dilaporkan suram.
Rilis data ekonomi memperburuk kekhawatiran penurunan ekonomi di tengah meningkatnya langkah lockdown dan batasan lainnya secara global untuk memerangi pandemi coronavirus.

Melansir laman Nasdaq, Kamis (2/4/2020), harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD 1.580.29 per ons, setelah sebelumnya naik 1,8 persen.  Adapun harga emas berjangka ditutup 0,3 perse lebih rendah menjadi  USD 1.591,40. best profit

"Latar belakang ekonomi makro yang belum pernah terjadi sebelumnya telah menarik lebih banyak investor ke aset nyata seperti emas. Bank sentral di dunia melonggarkan neraca mereka dan bersiap-siap untuk melakukan pelonggaran lebih lanjut sebagai upaya mengurangi dampak wabah," kata Soni Kumari, Ahli Strategi Komoditas di ANZ.

Hal ini membuat dia memprediksi suku bunga riil tetap dalam wilayah negatif untuk sementara waktu. Latar belakang yang akan tetap menguntungkan investasi emas. best profit

Sektor manufaktur AS pada bulan Maret, dengan aktivitas mencapai level terendah sejak 2009, imbas dari wabah virus corona.

Sementara gaji swasta AS juga dilaporkan turun pada Maret, pertama sejak 2017. Kondisi ini menambah dukungan tentang kondisi ekonom yang buram.

Presiden AS Donald Trump memperingatkan warga Amerika jika dalam dua minggu ke depan merupakan masa menyakitkan, dalam memerangi virus corona, terkait angka kematian. best profit

Penularannya telah menginfeksi lebih dari 851.000 orang di seluruh dunia dan menewaskan 42.053, menurut data Reuters.

Pada hari Selasa, Federal Reserve AS memperluas kemampuannyapuluhan bank sentral asing untuk mengakses dolar selama krisis dengan memungkinkan merekamenukar kepemilikan atas Surat berharga AS untuk pinjaman dalam dolar semalam.

Adapun harga platinum turun 1,4 persen menjadi USD 711,76 per ounce, paladium turun 5,3 persen menjadi USD 2.228,16 dan perak turun 0,6 persen menjadi USD 13,88. best profit

Presiden AS Donald Trump memperingatkan warga Amerika jika dalam dua minggu ke depan merupakan masa menyakitkan, dalam memerangi virus corona, terkait angka kematian. best profit

Sumber : Liputan6

Wednesday, April 1, 2020

PT Bestprofit Futures Malang

PT Bestprofit Futures Malang


Best Profit | Bursa Amerika Kuartal Pertama Ditutup Bearish, Pasar Fluktuatif

Posted: 31 Mar 2020 05:57 PM PDT

Best Profit (1/4) - Mengakhiri perdagangan saham kuartal pertama tahun ini, bursa Amerika ditutup dalam zona merah dengan kinerja kuartal yang tertekan masing-masing sebesar 23,2 persen dan 20 persen untuk Dow Jones dan S&P 500.  Harga saham sempat pulih dari tekanan awal sesi tetapi bergerak kembali ke zona merah hingga akhir sesi, Rabu (01/04/2020).
Indeks Dow Jones jatuh 410,32 poin atau 1,8 persen menjadi 21.917,16, indeks Nasdaq merosot 74,05 poin atau 1 persen menjadi 7.700,10 dan indeks S&P 500 jatuh 42,06 poin atau 1,6 persen menjadi 2.584,59. Untuk Nasdaq secara kuartalan anjlok 11%, yang merupakan terburuk sejak 2008.

Tekanan jual jelang akhir sesi di Wall Street terjadi karena kekhawatiran yang tersisa tentang dampak ekonomi dari pandemi coronavirus setelah Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan kasus baru covid19 yang dikonfirmasi  melonjak menjadi lebih dari 75.000. best profit

Sebelumnya pasar bereaksi positif terhadap laporan terpisah tentang kepercayaan konsumen dan aktivitas bisnis daerah Chicago, yang menunjukkan penurunan pada bulan Maret tetapi masih berada jauh di atas perkiraan ekonom. Sebuah laporan dari Conference Board menunjukkan indeks kepercayaan konsumen merosot ke 120.0 di bulan Maret dari revisi naik 132.6 di bulan Februari.

Kemudian indikator MNI merilis laporan terpisah yang menunjukkan barometer bisnis Chicago turun menjadi 47,8 pada Maret dari 49,0 pada Februari, dengan angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi dalam kegiatan bisnis regional. Barometer bisnis Chicago tetap di bawah 50 untuk bulan kesembilan berturut-turut tetapi menunjukkan penurunan yang relatif sederhana dibandingkan dengan perkiraan ekonom untuk penurunan menjadi 40,0. best profit

Sentimen positif awal sesi juga didapat dari berita ekonomi China untuk aktivitas manufaktur China di bulan Maret  yang menunjukkan ekspansi tak terduga. Data ini diharapkan mengimbangi beberapa kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari pandemi coronavirus yang sedang berlangsung.

Untuk pergerakan saham secara sektoral, saham yang sensitif dengan perubahan tingkat suku bunga anjlok seperti saham utilitas yang terjun ke zona merah hingga  Dow Jones Utility Average anjlok 3,7 persen. best profit

Saham-saham real estat perbankan, perumahan, dan komersial juga alami kelemahan yang cukup besar karena imbal hasil treasury bergerak lebih tinggi setelah tren lebih rendah dalam beberapa hari terakhir.
Saham emas juga menunjukkan langkah signifikan ke sisi negatifnya, yang diikuti saham semikonduktor, bahan kimia, dan jaringan juga berada di bawah tekanan. Sementara itu terjadi pergerakan yang kuat pada saham  energi karena harga minyak mentah memantul dari level penutupan terendah dalam delapan belas tahun. best profit

Sumber : Vibiznews